beautydoozy skinner
urbanasia skinner
URnews

BPS: Jumlah Penduduk Laki-laki di Tahun 2020 Lebih Banyak dari Wanita

Nivita Saldyni,
lebih dari 1 tahun yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
 BPS: Jumlah Penduduk Laki-laki di Tahun 2020 Lebih Banyak dari Wanita
Image: Ilustrasi Aksi Demo. (Instagram/riyan_damai)

Jakarta - Hasil Sensus Penduduk Indonesia 2020 yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) dan Kementerian Dalam Negeri menunjukkan jumlah penduduk Indonesia pada September 2020 mencapai 270.203.917 jiwa. Menariknya, dari data tersebut diketahui jumlah penduduk laki-laki lebih banyak dibanding perempuan.

"Dari jumlah penduduk yang sebesar 270,20 juta jiwa, kalau kita pilah menurut jenis kelamin maka jumlah penduduk laki-laki sebesar 50,58 persen. Sementara perempuan sebesar 49,42 persen," Kata Kepala BPS Suhariyanto saat menyampaikan hasil Sensus Penduduk Indonesia 2020, Kamis (21/1/2021) lalu di Jakarta.

Suhariyanto merinci dari besaran tersebut, penduduk laki-laki tercatat ada 136,66 juta jiwa dan penduduk perempuan sebanyak 133,54 juta jiwa. Dengan perbandingan tersebut, maka rasio jenis kelamin penduduk Indonesia di 2020 kembali meningkat yaitu sebesar 102.

"Artinya terdapat 102 laki-laki untuk setiap 100 perempuan," jelasnya.

Nah hal tersebut tak jauh berbeda dengan rasio jenis kelamin di level provinsi guys. Sebab BPS mencatat hanya ada dua provinsi dengan jumlah penduduk perempuannya lebih banyak, yaitu DI Yogyakarta sebesar 98 dan Sulawesi Selatan sebesar 99. Sementara provinsi dengan rasio jenis kelamin tertinggi ada di Papua dengan besaran 114.

"Jika dibandingkan dengan sensus-sensus sebelumnya, sex ratio penduduk Indonesia meningkat dari waktu ke waktu. Dari 97 di tahun 1971 menjadi 102 di tahun 2020," pungkasnya.

Perbandingan banyaknya penduduk laki-laki di banding perempuan itu mulai tampak dari hasil Sensus Penduduk Indonesia di tahun 2000. Saat itu, rasio jenis kelamin penduduk Indonesia mencapai 100. Hal ini kemudian terus meningkat menjadi 101 di 2010 dan 102 di 2020.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait