beautydoozy skinner
urbanasia skinner
URtainment

Buntut Tuduhan Perkosaan, Sejumlah Brand Depak Kris Wu Jadi Model

Kintan Lestari,
10 bulan yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Buntut Tuduhan Perkosaan, Sejumlah Brand Depak Kris Wu Jadi Model
Image: Kris Wu. (Instagram @kriswu)

Jakarta - Kris Wu saat ini tengah tertimpa skandal. Bintang asal Cina itu dituduh memperkosa lebih dari 30 perempuan.

Skandal ini bermula setelah seorang perempuan bernama Du Meizhu mengaku telah diperkosa oleh Kris Wu. Perempuan itu juga mengklaim bahwa sang bintang memperkosa 30 perempuan, termasuk remaja di bawah umur.

Kris langsung membantah tuduhan tersebut. Mantan member EXO itu pun merilis pernyataan yang menyatakan dirinya siap masuk penjara bila memang melakukan hal yang dituduhkan.

Saat ini polisi sedang menangani laporan perkosaan tersebut. Maka dari itu, hasilnya belum diketahui.

Akan tetapi, sejumlah brand tampaknya tidak bisa menunggu hasil resmi dari polisi. Usai tuduhan tersebut merebak, sejumlah brand yang menggaet Kris sebagai bintang langsung memutuskan kerjasama mereka.

Brand mewah seperti Louis Vuitton, yang mana Kris menjadi brand ambassador mereka sejak 2018, mengumumkan di Weibo pada Senin (19/7/2021) malam bahwa pihaknya telah menangguhkan kolaborasinya dengan Wu sampai hasil penyelidikan yudisial dirilis.

"Kami menaruh banyak perhatian pada tuduhan terhadap Wu," kata perusahaan tersebut seperti dikutip South China Morning Post, Selasa (20/7/2021).

Brand mobil mewah asal Jerman, Porsche, juga dikabarkan akan segera menghentikan kerjasamanya dengan Wu.

Merek kosmetik Shanghai Kans dan merek deterjen Libai dilaporkan telah memutuskan kontrak dengan Kris. Lalu program TV Ethereal Sound juga mengatakan tidak lagi bekerja dengan bintang 'Mr. Six' itu.

Kiehl's dan merek makanan ringan Bestore juga menghapus nama Kris Wu di halaman Weibo mereka.

Kasus ini membuat gempar industri hiburan di Cina. Dan sampai saat ini nama Kris Wu terus menjadi trending di situs pencarian Cina.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait