menu
user
Banner Skinner Urfluencer
Banner Skinner Fomo
URtech

Cara Atasi Tag Link Porno di Facebook Serta Mencegahnya

Afid Ahman,
18 hari yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Cara Atasi Tag Link Porno di Facebook Serta Mencegahnya
Image: Facebook (ilustrasi : Descrier via Flickr)

 

Jakarta - Belakangan netizen di Tanah Air dihebohkan dengan notifikasi video porno dengan men-tag akun mereka.

Bila kamu mendapatkannya, hati-hati mengkliknya. Sebab, link dalam dalam tag tersebut berbahaya.

Menurut pakar keamanan siber dari Vaksincom Alfons Tanujaya   ini link tersebut bukanlah phising, melainkan modus jebakan klik iklan. Modus yang digunakan memanfaatkan settingan Facebook yang membolehkan setiap orang tagging akun Facebook meskipun tidak kenal.

Baca juga: Instagram Lite Tersedia di Indonesia, Apa Bedanya? 

Bila sudah kena tag link porno, lakukan langkah berikut:

- Klik ikon  "More" atau tanda titik tiga pada notifikasi yang berisi link video porno.
-  Kemudian  pilih  "Only get notifications about tags from friends".

Alfons menyarankan untuk melaporkan Facebook Page yang bermasalah. Selain itu  menginformasikan kepada akun yang melakukan mention supaya segera mengganti password Facebooknya karena dia jadi korban yang akunnya disalahgunakan untuk mention massal.

Untuk langkah antisipasi agar tidak kena tag link porno dengan mengubah setelan tagging di akun Facebook masing-masing. Caranya:

- Pada aplikasi Facebook, masuk ke bagian Settings & Privacy dengan menekan tiga garis di bagian atas
- Pilih Settings
- Tekan  Profile and Tagging
- Pada  bagian 'Who can see what other post on your profile' dan pilih Only me
-  Lalu di bagian Tagging, pada bagian 'Who can see posts you're tagged in on your profile?' ataur menjadi  'Only me'
- Terakhir, pada bagian 'Notifications Settings' dan pilih 'Tags'. Pilih opsi Friends agar tidak sembarang orang bisa tag akun Facebook

Baca juga: Bobol Data Bansos AS, Hacker Indonesia Curi Rp 871 Miliar 

"Jadi kalau lain kali di-tag, harus di-review dulu oleh pemilik akun. Kalau pemilik akun tidak setuju, maka tag tersebut bisa dihapus,"  terang Alfons.

Dia pun menyarankan gunakan antivirus yang mampu melindungi dengan baik, baik dari phishing, ransomware dan ancaman lainnya.

Jika korbannya terlindungi oleh antivirus yang baik maka akan langsung muncul peringatan kalau situs yang dikunjungi adalah situs berbahaya, beresiko tinggi dan mengandung aktivitas phising atau situs palsu yang bertujuan mencuri kredensial seperti yang terdeteksi oleh Webroot Web Threat Shield.

 

 

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait