beautydoozy skinner
urbanasia skinner
URguide

Cyberbullying Timbulkan Masalah Serius, Gimana Hindarinya?

Shinta Galih,
23 November 2022 08.22.53 | Waktu baca 2 menit
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Cyberbullying Timbulkan Masalah Serius, Gimana Hindarinya?
Image: Cegah Cyberbully (ilustrasi: Freepik//Rawpixel)

Jakarta - Akhir-akhir ini marak terjadi cyberbullying di masyarakat. Mirisnya korbannya sebagian besar anak-anak dan remaja.

Lead Web Content Analyst Kaspersky, Andrey Sideko menuturkan, cyberbullying bakal menimbulkan masalah yang kompleks dan serius di masa mendatang. 

Menurutnya, studi menunjukkan bahwa anak-anak sering tidak memberi tahu orang dewasa bahwa mereka mengalami intimidasi. 

“Membangun hubungan saling percaya dengan anak akan membantu orang tua waspada jika buah hati mengalami perundungan,” ujar Andrey dalam pernyataan yang dikutip Urbanasia, Rabu (22/11/2022).

Untuk itu, Andrey telah mengumpulkan sejumlah tips bagi anak-anak dan remaja agar dapat terhindar dari praktik cyberbullying. Penasaran? Simak penjelasan berikut!

1. Waspada Orang Asing

Orangtua harus mengajari anak-anak untuk tidak berbicara dengan orang asing di manapun. Ada baiknya aturan yang sama diterapkan untuk ruang online terutama di media sosial

2. Jangan Respons

Bereaksi dengan kata-kata ofensif hanya akan memperburuk situasi. Mencoba bernalar dengan pelaku intimidasi tanpa partisipasi orang dewasa juga tidak sepadan. 

Mengabaikan pelaku cyberbullying adalah satu-satunya cara untuk melindungi anak-anak dari jurang intimidasi, hinaan, dan sejenisnya.

3. Blokir

Banyak situs web dan semua jejaring sosial dapat menambahkan pengguna ke daftar hitam/blokir. Hubungi administrator situs dengan permintaan untuk memblokir perundung.

Panduan tentang cara melakukan ini tersedia hampir di semua platform media sosial, seperti Facebook, Instagram, Twitter, Twitch, Reddit.

4. Screenshot sebagai Bukti

Bukti dapat berguna jika kamu perlu menghubungi lembaga penegak hukum. Kamu juga dapat mendiskusikan masalah tersebut dengan orangtua pelaku, atau menjelaskan kepada mereka secara pribadi konsekuensi yang mungkin terjadi.

5. Hapus Akun

Meninggalkan media sosial selama beberapa waktu dapat membantu untuk bernapas lega dan fokus pada diri sendiri. 

Selain itu, perundung akan melihat bahwa pengguna tidak merespons dan dapat kehilangan minat pada korban yang ditargetkan, karena mereka tidak akan mendapat reaksi apa pun. 

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait