menu
user
Banner Skinner Urfluencer
Banner Skinner Fomo
URtainment

Dere Lepas Single 'Berisik', Begini Liriknya!

Griska Laras,
8 hari yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Dere Lepas Single 'Berisik', Begini Liriknya!
Image: istimewa

Jakarta - Dere baru saja melepas single terbarunya berjudul 'Berisik'. Seperti lagu -lagu sebelumnya, 'Berisik' ditulis dengan lirik yang puitis.

Dere membawa makna 'Berisik' ke interpretasi yang lebih luas. Tidak hanya suara, tapi juga sikap dan tindak manusia.

"Lagu ini menggambarkan manusia dan keberisikannya baik dalam bicara, bertindak, dan sikapnya terhadap sekitar," kata Dere dalam keterangan resmi yang diterima Urbanasia, Jumat (30/4/2021).

 "Berisik juga bisa digambarkan menjadi sebab terganggunya makhluk hidup lain. Misalnya dalam bertindak manusia seringkali menjadi sebab terancamnya flora dan fauna di sekitar," sambungnya.  

1619767748-DERE.jpgSumber: null

Dere ingin menjadikan lagu ini sebagai pengingat buat para pendengar sekaligus dirinya sendiri agar berhati-hati dalam berbicara dan bertindak.

“Bahwa aku pun adalah bagian dari manusia yang berisik.  Keberisikan kita dapat mengganggu yang lainnya, maka baik untuk kita manusia berhati-hati dalam segala tindakan dan bicara,” ungkap penyanyi yang masih berusia 18 tahun ini.

'Berisik' merupakan single ketiga Dere, setelah sebelumnya merilis 'Kota' dan 'Tanya'. Lagu ini sudah bisa diputar di  platform streaming favoritmu, Urbanreaders!

Buat yang penasaran, berikut Urbanasia tulis lirik 'Berisik':

Oh, manusia berisik
Bermulut satu dan bicaranya lantang
Lidah tertutup gigi, tapi bagai terpampang

Oh, manusia berisik
Berakal budi, tapi terkadang lupa
Kalau hidup di dunia hanya bertamu saja

Bicaralah secukupnya
Tak semua harus terucap

Oh, manusia berisik
Punya hati tapi tak hati-hati
Beralaskan logika sering merasa benar
Bicaralah secukupnya
Tak semua harus terucap (hmmm)

(duduuuu dududududu duduuuu dudududududu)

Aku manusia berisik
Kutulis lagu ini bukan karena aku, merasa paling benar, tapi karena kurasa
Kadang ku juga lupa ‘tuk bicara secukupnya

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait