Hot News

Jakarta – Musisi Ardhito Pramono belakangan diterpa kabar miring. Salah satu karya musiknya yang berjudul “Plaza Avgenue” dinilai mirip dengan lagu milik penyanyi Norwegia, Sondre Lerche, yang berjudul “Heartbeat Radio”.

Tuduhan tersebut dilontarkan oleh seorang netizen yang memiliki akun @ibethps melalui Twitter dan Instagram.

“I’m all for popular artists getting inspired by other artists but the uncanny similarity in melody and lyrics between @ardhitoprmn’s Plaza Avenue and @SoundreLerche’s Heartbeat Radio is just (emoticon),” tulisnya dalam Twitter.

“When you’ve been listening to @soundrelerche’s Heartbeat Radio and love it way too much that you decide to just copy-paste some of his chorus lmao,” tulisnya dalam Instagram story-nya.

Postingan tersebut ternyata direspon langsung oleh sang penyanyi, Ardhito Pramono. Respon melalui direct messenger (DM) tersebut diposting oleh @ibethps melalui sebuah utas.

“Weeehehehe Makasiih yaa udah bikin makin terinspirasi lagi sama tweet-tweet kamu dan instastory kamu juga. Semoga kedepannya saya juga bisa bikin lagu yang gak mirip sama lagu orang :).”

“Semoga ilmu mu selalu berarti untuk orang banyak. Mulai bikin karya dong!! Jadi bisa fokus sama karya nya sendirii :).”

“Saya gak ngerti inggris hehe. Soalnya saya musisi yang gak ngerti tehnik musik juga, gak seperti kamu yang memang sekolah musik dan mengerti hehe.”

“Semoga kedepannya bisa fokus sama karya nya masing masing yaaa.. Saya gak keberatan jujur di permalukan di instastory dan instastory kamu diliat sama semua pengikutnya beliau walaupun memang lagu plaza avenue ada bit part yang mirip sekali sama lagu heartbeat radio. Tapi setiap musisi punya pertanggung jawabannya sendiri soal itu :).”

“Saya sudah bilang juga sama erikson, akun pianizz yang suka menyamanyamakan karya anak bangsa dengan karya yang sebelum sebelumnya. Tapi saya rasa, kita cukup bangga punya musisi indonesia yang tetap produktif dan berkarya.”

“Semoga orang orang Indonesia juga bisa menjadi inspirasi untuk orang banyak yaa, bukan sekedar mencari sensasi di bawah penderitaan orang lain mencorat coret hasil susah payah begadang nya cuma karena tweet atau instatory realis yang sebetulnya benar juga. Tapi akan kah lebih indah jika kita lebih diam untuk menghargai perasaan orang lain.”

“Kamu musisi, saya musisi. Kita satu bahasa, satu tujuan dan saya akan membantu dan berjuang sekeras mungkin untuk membantu musisi yang punya semangat dan attitude yang baik. lngat, hati yang baik akan bersinar terang di belukar dunia. ltu kata chiki fawzi hehehe.”

Respons Ardhito tersebut kemudian dibalas panjang oleh @ibethps. Ia mengatakan bahwa pernyataan Ardhito yang mengatakan “balas dengan karya” itu merupakan bagian dari anti-kritik, sombong, elitis, dan tidak adil.

“Kalau cuma musisi beneran yang boIeh berpendapat, ya apa terus pendapat jurnalis, akademisi gitu gak valid? Pendapat audiens awam / casual gak valid, kecuali audiensnya suka dengan karya kamu? Kita generasi baru, jangan dibiasakan pakai mentalitas anti-kritik kayak Orde Baru,” ujarnya.

“Soal saya “menyama-nyamakan karya anak bangsa dengan karya yang sudah ada”. Saya bener2 gak ada maksud menyama-nyamakan. Ngapain juga saya ubek-ubek Spotify cuma buat cari Iagu-lagu yang mirip, kurang kerjaan amat. Kebetulan saja Iagu kamu muncul keputar di Spotify saya, terus saya keinget Iagunya Sondre dan cek ulang keduanya. Saya juga gak kasih opini apapun soal Iagu kamu, cuma nunjukin bahwa ada sedikit kesamaan melodi dan lirik yang saya temukan. Kamu dan Sondre pun sepakat dengan temuan saya,” imbuhnya.

1592725690-Ardhito.jpgSumber: "Ardhito Pramono. Sumber: Instagram/@ardhitopramono"

@ibethps juga menyinggung pernyataan Ardhito yang merasa dipermalukan dengan menyindir @ibethps dengan kalimat “mencari sensasi di bawah penderitaan orang Iain mencorat coret hasil susah payah begadangnya cuma karena tweet atau instastory realis yang sebetulnya benar juga”.

“Bahwa Sondre kemudian republish di instastory ybs sambil tag kamu gede-gede pink gonjreng, itu di luar kendali saya,” tandasnya.

“Gak pernah sekalipun saya kepikiran pengen bikin drama atau cari sensasi sama kamu juga, itu semua gak ada manfaatnya buat saya. Lagian juga kalau saya memang niat mau cari sensasi, akan lebih efektif kalau tag-nya ke akun2 gosip atau malah ke musisi ngehits lainnya, tapi lagi2 kok ya kurang kerjaan amat,” lanjutnya.

Perseteruan keduanya tersebut juga mendapatkan respon dari para netizen. Ada yang membela @ibethps namun tak sedikit yang membela Ardhito.

“Sebel banget sama Ardito dih. Apalagi pas bagian "semoga kelak kamu jadi bintang supaya kamu merasakan apa yg saya rasakan." Heh, sombong amat. Memangnya anda bintang? Lagian jadi bintang doang bangga. Bintang mah banyak kali di langit. Gak ada spesialnya!,” kata seorang netizen.

“Beth, boleh kritik Ardhito tapi kalo caranya nyodor2in IG stories yang dinotice ama penyanyi yang disangkain mirip dengan mention Ardhito berulangkali dan disodor2in ke muka Ardhito ya ga sopan. Carilah cara yang beretika. Sopan dan terpelajar. Musisi pun juga manusia,” ujar netizen lainnya.

 


Loading ..