menu
user
URnews

Earth Hour 2021: Ajak Masyarakat Padamkan Listrik Selama 1 Jam

Shelly Lisdya,
23 hari yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Earth Hour 2021: Ajak Masyarakat Padamkan Listrik Selama 1 Jam
Image: Ilustrasi padamkan listrik. (Pixabay)

Jakarta - Dalam mengubah dan mencintai Bumi, tahun ini Yayasan World Wildlife Fund (WWF) dan Komunitas Earth Hour mengajak semua orang untuk mematikan lampu dan peralatan listrik pada hari Sabtu, 27 Maret, dari jam 8.30 malam hingga 9.30 malam.

Sekadar diketahui, Earth Hour, gerakan akar rumput yang diselenggarakan setiap tahun oleh WWF pada Sabtu terakhir bulan Maret sejak 2007 dengan jutaan peserta di seluruh dunia, bertujuan untuk menarik perhatian pada krisis iklim yang sedang kita alami. 

Seperti tahun lalu, acara tahun ini akan dilaksanakan secara virtual karena pandemi COVID-19, dengan orang-orang menunjukkan dukungan mereka di media sosial.

CEO Yayasan WWF Indonesia, Dicky Simorangkir mengatakan, pada perayaan kampanye Earth Hour ke-13 di Indonesia dengan tema Unity in BIodiversity, akan diselenggarakan di Bandung, Jawa Barat.

"Tahun ini, Earth Hour sudah diikuti oleh sekitar 120 negara. Sementara di Indonesia sebanyak 32 kota, kabupaten, provinsi dan dua ribu volunter yang akan berpartisipasi. Perayaan akan dipusatkan di Bandung," ujarnya dalam sambutan konferensi pers Eart Hour melalui zoom, Kamis (25/3/2021).

1616680774-earth-hour.jpgEarth Hour 2021

Melihat pandemi COVID-19, Dicky menyebut wabah dan bencana alam telah berdampak kepada manusia. Seperti misalnya, berdampak terhadap sosial, ekologi, ekonomi hingga kesehatan.

Untuk itu, ia mengajak masyarakat untuk tetap menjaga sumber daya alam (SDA), sebab akan terus digunakan untuk generasi selanjutnya. 

"Tahun ini sangat penting untuk pelestarian bumi, untuk itu mari kota lestarikan planet kita," tegasnya.

Sementara itu, Pakar Pendidikan, Najelaa Shihab mengatakan, gerakan ini sangat merubah ekosistem pendidikan yang lebih berkualitas dan merata aksesnya.

"Dan pada akhirnya akan menumbuhkan anak-anak dan pemuda Indonesia yang memiliki kompetensi utuh," terangnya.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait