menu
user

Barcelona - El Clasico jilid pertama musim ini menjadi milik Real Madrid usai menang dengan skor 3-1. Madrid memperpanjang catatan buruk Los Cules di kandang dalam beberapa El Clasico terakhir

Ramos kembali bermain sebagai starter setelah melewatkan pertandingan kontra Shakhtar Donetsk di Liga Champions. Ramos mendapat cedera di babak pertama kontra Cadiz pekan lalu.

Madrid tentu menyambut kembalinya Ramos mengingat dia adalah pilar di lini belakang dan berposisi kapten. Apalagi tanpa kehadiran Ramos, Madrid kalah di dua pertandingan terakhirnya.

Barcelona tidak memainkan Antoine Griezmann dan Ousmane Dembele, melainkan menurunkan dua anak muda, Ansu Fati dan Pedri di lini serang bareng Lionel Messi dan Philippe Coutinho.

Madrid sebagai tim tamu unggul duluan di menit kelima. Serangan cepat dibangun dan Karim Benzema melihat ruang di pertahanan Madrid. Federico Valverde masuk ke sana untuk menerima sodoran bola dan meneruskannya ke tiang jauh.

Tiga menit kemudian, Madrid kehilangan keunggulan. Kembali dari proses serangan balik, kali ini Jordi Alba mendahului lari Nacho Fernandes di sisi kanan dan mengirimkan umpan tarik. Ansu Fati di tiang dekat dengan sigap menyonteknya ke gawang. Ansu Fati jadi pencetak gol termuda pada laga El Clasico di seluruh kompetisi, 17 tahun 359 hari, mengalahkan Vinicius Junior.

Setelah berimbang 1-1 di babak pertama, Barcelona ambil inisiatif serangan tapi beberapa peluang malah terbuang. Yang ada Madrid unggul lagi di menit ke-63 saat Ramos ditarik Clement Lenglet di kotak penalti.

Usai melihat VAR, wasit menunjuk titik putih dan Sergio Ramos sebagai eksekutor sukses menjaringkan bola. Ini adalah penalti ke-25 beruntun Ramos yang berhasil jadi gol dan pemain pertama setelah Ruud van Nistelrooy pada 2007 yang mengeksekusi tendangan 12 pas di Camp Nou.

Derita Barcelona bertambah saat Madrid mencetak gol ketiganya lewat Luka Modric di menit ke-89. Bola rebound Vinicius diambil Rodrygo dan dioper kepada Modric. Dengan bagian luar kaki kanannya, bola dikirim ke gawang.

Madrid pun menang 3-1 dan sukes memenangi El Clasico keduanya di Camp Nou dari enam lawatan terakhir. Sementara, Barcelona cuma sekali yakni dengan skor 5-1 pada 2018. Empat laga lain berakhir imbang.

Komentar
paper plane