Hot News

Sampang - Kasus tenaga kesehatan terpapar virus corona kembali terjadi di Jawa Timur. Kali ini, sedikitnya terdapat enam dokter di Kabupaten Sampang, Jawa Timur yang dilaporkan positif COVID-19, Jumat (3/7/2020).

Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Sampang menyatakan keenam dokter ini dinyatakan positif COVID-19 dari hasil uji laboratorium Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI).

"Keenam orang dokter yang positif terpapar COVID-19 ini yang bertugas di sejumlah puskesmas dan rumah sakit di Kabupaten Sampang," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Sampang Agus Mulyadi di Sampang dikutip dari Antara, Jumat (3/7/2020).

Dari enam orang yang terkonfirmasi positif COVID-19 itu, satu di antaranya dinyatakan meninggal dunia dan telah dimakamkan dsesuai protokol pemulasaraan jenazah COVID-19.

"Dengan demikian, tinggal 5 orang dokter yang kini masih menjalani perawatan di RSUD Dr Muhammad Zyn Sampang," jelasnyan.

Agus menjelaskan, keenam dokter ini merupakan dokter umum dan dokter spesialis anak, dengan rincian lima orang berprofesi sebagai dokter umum dan sisanya dokter spesialis anak.

"Mereka yang terpapar COVID-19 ini merupakan dokter umum sebanyak lima orang dan seorang dokter spesialis anak," imbuhnya.

Meski belum bisa memastikan bagaimana keenamnya terpapar virus corona, namun tim Gugus Tugas COVID-19 Sampang menduga dokter-dokter ini terpapar COVID-19 dari pasien-pasien yang tak jujur saat berobat.

"Belum bisa dipastikan (penularannya), kemungkinan transmisi lokal. Bisa juga ada pasien yang terpapar COVID-19 dan yang bersangkutan tidak terbuka (jujur) menjelaskan kepada dokter saat berobat," jelasnya. 

Sementara itu hingga Jumat (3/7/2020), Kabupaten Sampang berada di urutan ke tiga kasus COVID-19 terbanyak di Pulau Madura. Total warga Sampang yang terpapar virus corona hingga Kamis (2/7/2020) sebanyak 111 orang dengan 31 orang telah sembuh, 70 orang dalam perawatan, dan 10 orang lainnya meninggal dunia.

Sedangkan posisi pertama ada Kabupaten Bangkalan dengan 236 kasus, disusuk Kabupaten Pamekasan dengan 121 kasus. Di posisi terakhir, ada Kabupaten Sumenep dengan 94 kasus positif.


Loading ..