menu
user
Banner Skinner Urfluencer
Banner Skinner Fomo
URnews

Gempa 6,7 Magnitudo di Malang Terasa hingga Yogyakarta

Shelly Lisdya,
26 hari yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Gempa 6,7 Magnitudo di Malang Terasa hingga Yogyakarta
Image: Ilustrasi dampak dari gempa bumi. (Pixabay)

Malang - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa berkekuatan 6,7 Magnitudo mengguncang dari laut di Kabupaten Malang, Jawa Timur (Jatim), Sabtu 10 April 2021, sekitar pukul 14.00 WIB. 

Hasil analisis BMKG dalam informasi pendahuluan menunjukkan gempabumi ini bekekuatan 6,1 magnitudo. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 8,83 LS dan 112,5 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 96 kilometer arah Selatan Kota Kepanjen, Kabupaten Malang pada kedalaman 80 kilometer.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi menengah, akibat adanya aktivitas subduksi. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik (_thrust fault_).

Guncangan gempabumi ini dirasakan di daerah Turen V MMI Karangkates, Malang, Blitar IV MMI, Kediri, Trenggalek, Jombang III-IV MMI, Nganjuk, Ponorogo, Madiun, Ngawi, Yogyakarta, Lombok Barat, Mataram, Kuta, Jimbaran, Denpasar III MMI, Mojokerto, Klaten, Lombok Utara, Sumbawa, Tabanan, Klungkung, Banjarnegara II MMI. Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami.

Pun ada beberapa fasilitas yang rusak, dari laporan sementara, sejumlah rumah di Sumber Manjing Wetan Kabupaten Malang rusak hingga Ruang Rawat Inap Ruang Cepaka RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar juga rusak.

BMKG pun mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. 

Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yg membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait