beautydoozy skinner
urbanasia skinner
URguide

4 Tanda Kamu Punya Unhealthy Boundaries dalam Hubungan

Alfian Muntahanatul Ulya, 20 Oktober 2022 21.13.42
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
4 Tanda Kamu Punya Unhealthy Boundaries dalam Hubungan
Image: Ilustrasi Hubungan (Freepik)

Jakarta - Semua orang berpikir komunikasi adalah kunci untuk hubungan yang sehat. Tapi apakah kamu yakin?

Jelas, komunikasi jadi bagian penting dalam hubungan apa pun. Tapi masalahnya, terkadang komunikasi yang buruk juga menjadi penyebab dari keretakan hubungan, Urbanreaders.

Nick Wignall menuturkan, selama bertahun-tahun bekerja sebagai psikolog ia melihat hampir setiap bentuk masalah hubungan, ada sesuatu lebih mendasar yang menyebabkan hubungan berantakan, yakni batasan yang nggak sehat (unhealthy boundaries).

Batasan yang nggak sehat ini berarti ada ketidakseimbangan antara keintiman dan kemandirian dalam hubungan yang kalian jalani. Sayangnya, nggak banyak yang sadar akan hal ini.

Padahal, jika kamu menginginkan hubungan yang sehat, kamu juga harus memiliki batasan yang sehat.

Kali ini, Wignall membagikan empat tanda bahwa batasan yang kamu punya mungkin nggak sehat dan bisa berisiko untuk kelangsungan hubungan kalian. Check this out!

1. Punya Batasan tapi Nggak Dipakai

1645104430-Foto-1-Wayhomestudio-freepik.jpgSumber: Ilustrasi hubungan yang penuh drama (wayhomestudio/freepik)

Sejujurnya, menetapkan suatu boundaries bukanlah hal yang sulit dilakukan. Meski mungkin sedikit nggak nyaman untuk bersikap tegas, itu masih nggak seberapa dibandingkan dengan betapa sulitnya untuk benar-benar menegakkan batasan itu. 

Jadi sebelum mulai menetapkan lebih banyak batasan dengan orang-orang dalam hidupmu, ingatlah bahwa kamu juga harus punya rencana untuk diterapkan agar mudah bersikap tegas dengan boundaries yang kamu susun sendiri. 

2. Terlalu Banyak Kompromi

1648117972-Foto-2-sepi.jpegSumber: Ilustrasi Kesepian dalam Hubungan (freepik)

Meski sudah memiliki begitu banyak batasan, sering kali orang nggak sadar bahwa mereka selalu berkompromi dengan diri sendiri terkait batasan itu. Padahal, harusnya nggak demikian.

Semakin sering melonggarkan batasan seperti itu, hanya akan berakhir menyesal di kemudian hari.

Mungkin memang terasa lebih nyaman saat kamu bisa berkompromi dengan batasan itu, tapi ujung-ujungnya kamu nggak jadi menetapkannya. Lalu buat apa ada batasan?

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait