beautydoozy skinner
urbanasia skinner
URguide

Alasan Psikologis Orang Gampang Horny dan Berotak Mesum

Itha Prabandhani, 5 Agustus 2020 00.06.10
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Alasan Psikologis Orang Gampang Horny dan Berotak Mesum
Image: Ilustrasi otak mesum. (Freepik)

Jakarta - Urbanreaders pastinya sudah pernah mendengar candaan yang menyebut orang yang sering memikirkan seks, lalu dijuluki ‘otak mesum’ atau ‘otak kotor’. Lalu, kenapa sih ada orang-orang yang memikirkan seks lebih banyak daripada orang lain?

Ternyata, beberapa orang memang dari bawaan lahirnya gampang horny atau terangsang. Hal ini karena secara psikologis, reaksi setiap orang terhadap seks memang berbeda, guys.

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh University of California Los Angeles (UCLA) membuktikan bahwa reaksi biologis terhadap seks, berbeda-beda pada setiap orang.

Dalam penelitian tersebut, hasil pemindaian dengan alat rekam otak EEG menunjukkan bahwa otak beberapa orang lebih reaktif terhadap simbol-simbol seksual seperti orang berciuman, bermesraan, hingga melakukan hubungan seksual.

Lantas, kenapa ada orang yang lebih gampang horny?

Menurut para ahli, gampang atau tidaknya seseorang merasa horny, ternyata nggak ada hubungannya dengan usia atau pengalaman seksualnya, guys. Dengan kata lain, orang yang sudah aktif secara seksual pun masih bisa terus merasa terangsang. Begitu pula yang tidak aktif secara seksual.

Lebih lanjut, para ahli mengatakan bahwa otak mesum justru lebih dekat hubungannya dengan cara orang mengatur emosinya, guys. Artinya, makin tinggi pengendalian dirinya terhadap pemicu emosi, makin mampu pula mengendalikan nafsu seksualnya.

Jadi, orang yang nafsuan bisa dipastikan juga emosian, pemarah, atau gampang terserang kecemasan. Hal ini dikarenakan bagian otak yang mengatur emosi, yaitu amigdala, juga bertugas memroses rangsangan seksual, guys. 

Selain faktor psikologis, ada juga beberapa situasi dan kondisi yang bikin seseorang lebih sering memikirkan seks, guys. Berikut beberapa contohnya.

Bosan

1596535326-otak-mesum2.jpgIlustrasi. (Freepik)

Rasa bosan karena tidak punya banyak aktivitas yang bervariasi, bisa bikin pikiran kamu melayang ke hal-hal mesum, guys. Imajinasi mengenai aktivitas seksual bisa membuat sensasi yang menyenangkan dan menghibur, sehingga kamu dengan mudah tenggelam dalam lamunan tentang seks.

Memang Lagi Horny

1596535379-otak-mesum3.jpgIlustrasi. (Freepik)

Setiap orang punya jam biologisnya sendiri-sendiri. Saat kadar hormon di dalam tubuh terus naik, gairah seks pun akan ikut naik. Pada cewek, waktu ini biasanya terjadi pada masa subur, yaitu menjelang periode menstruasinya.

Sedangkan buat cowok, masa suburnya adalah rentang waktu usia produktifnya, yaitu antara 25-40an tahun. Pada masa itu, secara teori, cowok ada di dalam masa subur. Mungkin, ini alasan lebih banyak cowok yang dianggap berotak mesum ketimbang cewek. 

Faktor Pemicu

1596535435-otak-mesum4.jpgIlustrasi. (Freepik)

Gairah seksual dapat muncul karena adanya faktor pemicu dari luar, misalnya menonton video porno atau sexting dengan pasangan. Kondisi ini bikin nafsu seks meningkat hingga muncul keinginan untuk berhubungan seksual.

Kecanduan Seks

1596535496-otak-mesum5.jpgIlustrasi. (Freepik)

Gairah seksual yang tinggi dalam diri seseorang juga bisa didorong oleh kondisi kecanduan seks atau hiperseksual. Orang yang kecanduan seks biasanya tidak bisa menahan fantasi, dorongan, dan perilaku seksualnya.

Karena itu, dia akan terus memikirkan tentang seks, melakukan aktivitas berbau seks, hingga menjadikan seks sebagai aktivitas pelepas stres. Dalam tahap yang lebih serius, orang yang tidak mampu mengendalikan gairah seksualnya bisa terjebak pada perilaku kriminal dengan melakukan kekerasan atau pelecehan seksual.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait