menu
user
Banner Skinner Urfluencer
Banner Skinner Fomo
URtech

Hati-hati! Ada Bahaya Mengintai di Balik Film Oscar 2021

Afid Ahman,
22 hari yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Hati-hati! Ada Bahaya Mengintai di Balik Film Oscar 2021
Image: Bahaya Mengintai di Balik Film Oscar 2021 (Foto: BlogTDSTelecom)

 

Jakarta - Setelah beberapa perubahan tanggal karena pandemi, Academy Awards ke-93 atau Oscar 2021 digelar. 

Namun di balik kemeriahan Oscar tahun ini, para penipu online juga memanfaatkan momentum tersebut untuk menjalankan aksinya dalam menyebarkan file berbahaya menyamar sebagai nominasi film terbaik.

Pakar Kaspersky telah menemukan berbagai situs web phishing menawarkan penayangan film nominasi Oscar secara gratis sebelum acara penghargaan, yang sebenarnya bertujuan untuk mencuri kredensial pengguna.

Baca juga: YouTube Hadirkan Opsi Kualitas Video Baru di Aplikasi

Dengan harapan dapat menonton film nominasi Oscar, para pengguna diarahkan untuk mengunjungi situs palsu yang memperlihatkan beberapa menit pertama film sebelum akhirnya diminta untuk melakukan pendaftaran agar dapat melanjutkan menonton. 

Saat melakukan pendaftaran, untuk memastikan wilayah tempat tinggal, korban diminta memasukkan detail kartu bank. Beberapa waktu kemudian, uang akan didebit dari kartu, dan seperti yang diharapkan, film tidak diputar kembali. 

Jenis phishing ini tersebar luas dan dianggap sebagai salah satu yang paling populer di kalangan para scammer.

Pakar Kaspersky juga telah menganalisis file berbahaya di balik nominasi Oscar 2021. Hasilnya, peneliti menemukan sekitar 80 file yang menyamar sebagai film yang termasuk dalam nominasi film terbaik perhelatan Oscar 2021.

Menganalisis malware yang terdeteksi selama setahun terakhir, para ahli Kaspersky menemukan bahwa hampir 70% file berbahaya hanya menyamar sebagai tiga film: Promising Young Woman, Judas and the Black Messiah, dan Trial of the Chicago 7. 

Baca Juga: Spesifikasi dan Harga Oppo A74 5G, Ponsel 5G Termurah di Indonesia

Drama biografi Judas and the Black Messiah adalah sumber yang paling banyak digunakan untuk menyebarkan file berbahaya - malware yang terkait dengan film ini mengambil 26% dari total file yang terinfeksi. Sementara itu, Promising Young Woman, dan the Trial of the Chicago 7 menutup tiga besar, dengan masing-masing 22% dan 21%.

“Para pelaku kejahatan siber selalu berusaha memonetisasi minat pengguna pada berbagai sumber hiburan, termasuk film. Kami melihat bahwa peristiwa besar dalam industri film dapat meningkatkan minat dari komunitas para aktor ancaman tersebut. Namun untuk sekarang, jenis aktivitas berbahaya ini tidak sepopuler dulu. Saat ini, semakin banyak orang yang beralih ke layanan streaming, yang lebih aman karena tidak perlu mengunduh file,” terang Anton V. Ivanov, pakar keamanan di Kaspersky.

“Pun begitu, film tetap menjadi daya tarik populer untuk menyebarkan halaman phishing dan email spam. Serangan ini dapat dicegah, dan pengguna harus waspada terhadap situs yang mereka kunjungi,”

Untuk menghindari menjadi korban program berbahaya dan penipuan, Kaspersky menyarankan pengguna agar:

• Memeriksa keaslian situs web sebelum memasukkan data pribadi dan hanya gunakan halaman web resmi untuk menonton atau mengunduh film. Periksa ulang format URL dan ejaan nama perusahaan.
• Memerhatikan ekstensi file yang kamu unduh. File video tidak akan pernah memiliki ekstensi .exe atau .msi.
• Menggunakan solusi keamanan yang andal, seperti Kaspersky Security Cloud, yang mengidentifikasi lampiran berbahaya dan memblokir situs phishing.
• Menghindari tautan yang menjanjikan tampilan awal konten, dan jika kamu ragu tentang keaslian konten, tanyakan kepada vendor penyedia hiburan terkait.
 

 

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait