menu
user
URnews

Heboh soal PNS Dapat Pensiun Rp 1 Miliar, Bagaimana Faktanya?

Nivita Saldyni,
sekitar 1 bulan yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Heboh soal PNS Dapat Pensiun Rp 1 Miliar, Bagaimana Faktanya?
Image: Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Tjahjo Kumolo. (YouTube Kemenpan-RB)

Jakarta - Kabar pemerintah bakal mengubah skema pembayaran pensiun Pegawai Negeri Sipil (PNS) dari pay as you go menjadi fully funded kian santer terdengar. Bahkan sempat terdengar kabar Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN RB), Tjahjo Kumolo, memberikan sinyal ada kemungkinan PNS yang pensiun mendapat tunjangan sebesar Rp 1 Miliar.  

Hal ini telah disampaikan Tjahjo dalam Rapat Kerja dengan Komisi II DPR RI, di Gedung Nusantara DPR, Jakarta, Senin (18/1/2021) lalu. Rapat tersebut membahas mengenai perubahan Undang-undang No. 5/2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN).

"Terkait pemberian jaminan pensiun, pemerintah akan melaksanakan reformasi sistem pensiun berdasarkan iuran pasti," kata Tjahjo .

Sayangnya perubahan yang rencananya bakal direalisasikan di 2020 itu pun masih belum dapat kepastian. Alasannya, skema ini belum bisa terealisasi karena terhalang pandemi COVID-19. Sebab sejak awal 2020 lalu, pemerintah tengah fokus menggunakan anggaran untuk kesehatan dan bantuan sosial. 

Nah, dengan perubahan skema ini nantinya, PNS akan mendapat tunjangan yang lebih besar saat masa kerjanya habis. Langkah ini juga dilakukan untuk mengurangi beban berat yang selama ini ditanggung APBN.

Perubahan sistem ini sebenarnya juga pernah dibocorkan lebih dulu oleh Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana. Dalam sebuah konferensi pers virtual pada 5 Januari lalu, Bima mengatakan pembahasannya masih terus bergulir di Kementerian Keuangan. Bahkan sampai saat ini masih belum ada kepastian kapan skema fully funded ini mulai berlaku. 

Bernarkah PNS bakal dapat dana pensiun Rp 1 Miliar?

1605578971-gaji.jpgSumber: gaji (Freepik)

Sementara itu pada 18 Februari 2021, Tjahjo telah memberikan klarifikasi soal dana pensiun Rp 1 Miliar tersebut. Ia menegaskan tak pernah mengusulkan agar PNS mendapat dana pensiun sebesar Rp 1 Miliar ke Menteri Keuangan, Sri Mulyani. Hanya saja, ia pernah mendiskusikan pengelolaan dana tabungan ASN bersama Ketua Umum Dewan Pengurus Nasional Korps Pegawai Republik Indonesia (Kopri) Zudan Arif Fakhrullah dan PT Taspen.

Tak ada usulan agar PNS mendapat dana pensiun Rp 1 Miliar dalam diskusi itu. Namun mereka membahas soal pengelolaan iuran bulanan yang dikelola PT Taspen bagi ASN sejak awal karier sampai akhir masa kerja. Dalam diskusinya itu, Tjahjo berharap iuran tabungan ASN bisa dikelola dengan baik oleh PT Taspen sehingga nantinya ASN bisa mendapatkan hasil tabungannya dengan jumlah yang signifikan.

“ASN yang dari awal kerja sampai akhir masa kerja dengan bekerja secara maksimal dan dengan iuran bulanan yang diperhitungkan yang dikelola oleh Taspen, sehingga ASN mendapatkan dana tabungan pegawai yang diberikan Taspen secara maksimal. Syukur bisa mencapai satu miliar," pungkas Tjahjo.

 

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait