menu
user
Banner Skinner Urfluencer
Banner Skinner Fomo
URnews

Ilmuwan Amerika Temukan 24 Planet Lebih Layak Huni daripada Bumi

Nivita Saldyni,
9 bulan yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Ilmuwan Amerika Temukan 24 Planet Lebih Layak Huni daripada Bumi
Image: Ilustrasi planet. (Pixabay)

Washington - Sebuah penelitian di Amerika Serikat mengatakan bahwa setidaknya ada 24 planet yang berpotensi lebih layak huni daripada planet Bumi. Apa saja ya kira-kira?

Yap, gabungan ilmuwan yang dipimpin oleh ahli geologi Washington State University (WSU), Dirk Schulze-Makuch itu berhasil menemukan dua lusin planet yang dinilai lebih layak huni daripada Bumi. Hasil penelitiannya itu diterbitkan dalam jurnal Astrobiology.

Dikutip dari New York Post, 24 planet ini lebih tua, lebih besar, lebih hangat dan memiliki lebih banyak kelembaban daripada Bumi.

Menurut Makuch, planet-planet ini semuanya bisa dihuni lebih dari 100 tahun cahaya, guys. Bahkan saking lebih baiknya daripada Bumi, para peneliti ini menamai 24 planet tersebut sebagai 'superhabitable world' alias dunia yang super layak huni.

Sayangnya, hingga saat ini tidak ada konfirmasi bahwa ada tanda-tanda kehidupan di planet super layak huni itu. Namun, Makuch bersama kedua rekannya, Rene´ Heller dan Edward Guinan menggunakan karakteristik tersebut untuk mencari potensi planet super-layak huni di 4.500 exoplanet.

"Dengan teleskop luar angkasa yang akan datang, kita akan mendapatkan lebih banyak informasi, jadi penting untuk memilih beberapa target," kata Makuch dalam sebuah keterangan, dikutip dari Live Science, Senin (12/10/2020).

"Kita harus fokus pada planet tertentu yang memiliki kondisi paling menjanjikan untuk kehidupan yang kompleks. Namun, kita harus berhati-hati agar tidak terjebak mencari Bumi kedua karena mungkin ada planet yang mungkin lebih cocok untuk kehidupan daripada kita," lanjutnya.

Dalam penelitiannya itu, ketiga ilmuwan ini mengidentifikasi planet-planet tersebut berdasarkan daftar kriteria tertentu. Pertama ia harus berada di 'zona layak huni' bintang induk atau goldilocks zone, wilayah orbit ideal yang berpotensi mampu menopang air dalam cair di permukaan planet. 

Selain suhu permukaan yang tepat untuk keberadaan air, peneliti menyebut bahwa jika ia memiliki suhu lima derajat celsius lebih hangat daripada suhu Bumi maka planet itu lebih layak huni. Sebab dengan suhu yang lebih tinggi dan adanya kelembapan yang cukup, maka akan ada keanekaragaman hayati hutan hujan di sana.

Nah, perpaduan suhu yang lebih tinggi dan adanya kelembapan inilah salah satu kriterianya.

Kemudian ukuran planet juga dipertimbangkan. Di mana menurut Makuch, planet yang 10 persen lebih besar akan memiliki daratan siap huni yang lebih banyak.

Apalagi kalau ukurannya 1,5 kali lebih besar dari massa Bumi, maka interiornya akan menahan lebih banyak panas dari peluruhan radioaktif dan juga akan memiliki gravitasi yang lebih kuat sehingga mampu mempertahankan atmosfernya untuk waktu yang lebih lama.

Namun, tak ada satupun dari objek tersebut memenuhi setiap kriteria untuk planet super layak huni. Mereka terbagi dalam sembilan objek yang mengorbit di sekitar tipe bintang yang tepat, 16 berada dalam rentang usia yang tepat, dan lima berada dalam rentang suhu yang tepat.

Hanya satu kandidat yang memenuhi tiga kriteria itu sekaligus, yaitu KOI 5715,01 yang berusia 5,5 miliar tahun dan 1,8 kali lebih besar dari Bumi. Suhu rata-ratanya adalah 53,3 derajat dan hanya berjarak 2.964 tahun cahaya dari planet kita, Urbanreaders.

 

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait