Hot News

Medan - Urbanreaders, selain Masjid Raya Al-Mashun yang menjadi salah satu ikon Kota Medan, ternyata ada masjid lain yang cukup terkenal di Kota Medan.

Masjid Al Osmani namanya. Masjid ini terletak di Jalan Yos Sudarso, Medan Labuhan dan ternyata merupakan masjid tertua yang ada di Kota Medan. 

Masjid ini pun menyimpan banyak cerita sejarah Kota Medan dan berdiri megah dengan bangunan yang didominasi warna kuning sebagai simbol kejayaan Kesultanan Deli. 

Masjid Al Osmani didirikan pertama kali pada tahun 1854 oleh Sultan Osman Perkasa Alam. Namun pada masa Sultan Osman Perkasa Alam pembangunan masjid tidak selesai karena Sultan Deli Ke-7 tersebut meninggal dunia. 

Pembangunan pun akhirnya dilanjutkan oleh putranya yaitu Sultan Mahmud Perkasa Alam, Sultan Deli ke-8. 

Masjid Al Osmani yang dibangun tepat di depan Istana Kesultanan Deli di Labuhan ini bertujuan agar Kesultanan Deli memiliki sebuah masjid yang dikhususkan untuk keluarga kesultanan. 

Pada masa itu, penghidupan di sekitar kesultanan sangatlah layak dan makmur, sehingga tidak heran walaupun dibangun pada abad ke-19 masjid ini pun berdiri menjadi masjid yang indah dan megah. 

Dibangun lewat karya arsitek Jerman bernama GD Langereis, keindahan Masjid Al Osmani ini semakin terlihat megah karena ternyata masjid ini tidak hanya mengusung bangunan bercorak melayu saja Urbanreaders, namun bangunan masjid juga dibangun dengan gaya arsitektur serta corak yang mengandung berbagai nuansa budaya seperti Eropa, India, dan Timur Tengah. 

Nah, sekarang Masjid Al Osmani yang telah berusia 166 tahun ini telah dijadikan sebagai Cagar Budaya Medan sejak tahun 2016 yang lalu.

1589525385-2.jpg

Susana Masjid Al Osmani di malam hari. (kontraktorkubahmasjid.com)

Masjid tertua di Kota Medan ini pun turut menjadi saksi bisu kejayaan Kesultanan Deli di mana saat datang ke masjid kalian akan menukan makam keluarga kesultanan. 

Di pusara tersebut, terdapat 5 makam Sultan Deli yaitu Tuanku Panglima Pasutan - Raja Deli IV, Tuanku Panglima Gandar Wahid - Raja Deli V, Sultan Amaluddin Perkasa Alam - Raja Deli VI, Sultan Osman Perkasa Alam - Raja Deli VII, dan Sultan Mahmud Perkasa Alam- Raja Deli VIII serta permaisuri dari Kesultanan Malaysia. 

 


Loading ..