Banner Skinner Urfluencer
Banner Skinner Fomo
URsport

Jose Mourinho dan Inter Milan: Dulu Kawan, Kini Lawan

Rezki Maulana,
7 bulan yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Jose Mourinho dan Inter Milan: Dulu Kawan, Kini Lawan
Image: Jose Mourinho kini melatih AS Roma, klub rival Inter Milan (twitter @championsleague)

Roma - Jose Mourinho begitu identik dengan Inter Milan karena kesuksesan yang diberikannya. Tapi, mulai musim depan, Mourinho akan jadi rival bersama AS Roma.

Mourinho melatih Inter sedari 2008 dan selama dua tahun di sana, dia sukses besar. Di musim perdananya, Mourinho membawa Inter menjuarai Serie A dan Piala Super Italia.

Puncaknya adalah di musim kedua sekaligus musim terakhirnya saat memberikan tiga gelar untuk Inter di Liga Italia, Coppa Italia, dan Liga Champions. Mourinho jadi pelatih pertama yang melakukannya bersama tim Italia.

Setelah itu Mourinho memutuskan pergi meninggalkan Inter untuk Real Madrid dan tanpa pelatih asal Portugal itu, Nerazurri melorot drastis prestasinya. Terhitung sejak terakhir jadi juara bareng Mourinho, Inter menjalani 11 tahun puasa gelar Serie A.

Tapi, Inter akhirnya bisa menjadi juara lagi musim ini bareng Antonio Conte. Nah, misi Inter mempertahankan gelar juara musim depan akan makin sengit karena Mourinho kembali lagi ke Serie A.

Ya, Mourinho resmi menangani AS Roma mulai musim 2021/2022 menggantikan Paulo Fonseca. Mourinho diikat kontrak berdurasi tiga tahun yang membuat banyak pihak terkejut.

Sebab, Mourinho baru 15 hari lalu kehilangan pekerjaan usai dipecat Tottenham Hotspur. Mourinho membuktikan ucapannya kalau dia tidak keberatan untuk melatih tim rival Inter di Serie A.

Saat masih melatih Inter selama dua musim itu, Roma memang jadi rival utamanya, bukan AC Milan atau Juventus yang sedang melorot prestasinya.

Terima kasih kepada keluarga Friedkin karena memilih saya untuk memimpin klub hebat ini dan menjadi bagian dari visi mereka," ujar Mourinho di situs resmi klub.

"Setelah pertemuan dengan pemilik dan Tiago Pinto, saya segera memahami sepenuhnya ambisi mereka untuk AS Roma. Itu adalah ambisi dan dorongan yang sama yang selalu memotivasi saya dan bersama-sama kami ingin membangun proyek kemenangan di tahun-tahun mendatang," sambungnya.

"Semangat luar biasa dari para penggemar Roma meyakinkan saya untuk menerima pekerjaan itu dan saya tidak sabar untuk memulai musim depan. Sementara itu, saya mendoakan yang terbaik untuk Paulo Fonseca."

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait