beautydoozy skinner
urbanasia skinner
URnews

Kasus COVID-19 di Pulau Jawa, Jawa Barat Paling Tertinggi

Shelly Lisdya,
lebih dari 1 tahun yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Kasus COVID-19 di Pulau Jawa, Jawa Barat Paling Tertinggi
Image: Ilustrasi COVID-19. (Pixabay/fernandozhiminaicela)

Jakarta - Kasus COVID-19 di Pulau Jawa hingga Senin (9/11/2020) masih terbilang tinggi, bahkan Jawa Barat menempati posisi pertama kasus tertinggi hingga mencapai 40 ribu kasus.

Berdasarkan data Pikobar Jabar, kasus positif di Jawa Barat mencapai 479 orang, sehingga akumulasi kasus positif di Jawa Barat sampai hari ini sebanyak 40.093 kasus.

Jumlah kasus sembuh sebanyak 625 orang sehingga akumulasi kasus sembuh di Jawa Barat sebanyak 29.266 orang.

Di Jawa Tengah, dari data dari corona.jatengprov.go.id, kasus positif di provinsi ini mencapai 642 orang, dengan akumulasi kasus positif di Jawa Tengah mencapai 39.205 kasus.

Sedangkan jumlah kasus sembuh sebanyak 266 orang sehingga akumulasi kasus sembuh di Jawa Tengah sampai hari ini ada sebanyak 32.660 orang.

Sedangkan dari laporan Satuan Tugas COVID-19 DKI Jakarta, ada 7.870 pasien masih terjangkit COVID-19, 101.791 pasien dinyatakan telah sembuh dan 2.366 pasien meninggal dunia.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga merilis ada 57.754 orang yang sudah melakukan tes PCR dalam sepekan terakhir dengan persentase kasus positif 9,4 persen.

Untuk Provinsi Banten, kasus positif COVID-19 mencapai 10.095 orang. Sedangkan jumlah pasien yang sembuh sebanyak 8.018 orang dan jumlah meninggal dunia sebanyak 289 orang.

Kasus positif COVID-19 di Provinsi DIY hingga saat mencapai 4.237 kasus. Dengan jumlah 3.420 pasien sembuh. Sedangkan pasien meninggal dunia akibat COVID-19 di DIY kini mencapai 103 kasus.

Dari data Satgas Penanganan COVID-19, total kasus positif di Jawa Timur mencapai 54.349 kasus.

Dari jumlah tersebut, setidaknya 48.309 pasien atau 88,89 persen dinyatakan sembuh. Kemudian 3.884 atau 7,15 persen pasien meninggal dunia. Dan pasien COVID-19 yang masih aktif tinggal 2.156 atau 3,96 persen.

Dengan demikian, Jawa Timur menduduki peringkat terakhir atau jumlah kasus COVID-19 terendah di Pulau Jawa.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait