URnews

Kasus Positif COVID-19 Mingguan Naik 15 Kali Lipat

Shelly Lisdya, Kamis, 4 Agustus 2022 20.20 | Waktu baca 2 menit
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Kasus Positif COVID-19 Mingguan Naik 15 Kali Lipat
Image: Image: Ilustrasi COVID-19. (Freepik/ezphoto)

Jakarta - Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19, Prof Wiku Adisasmito mengatakan bahwa kasus positif COVID-19 mingguan di Indonesia meningkat hingga 15 kali lipat dalam dua bulan terakhir.

"Kasus positif mingguan di pekan ini tercatat sejumlah 38 ribu lebih, sangat tinggi jika dibandingkan dengan awal Juni 2022 yang hanya dua ribu kasus saja," katanya diikutip dari YouTube BNPB di Jakarta, Kamis (4/8/22).

Wiku menambahkan, kenaikan tersebut diiringi dengan peningkatan kasus kematian meski tidak signifikan dibandingkan dengan kenaikan kasus positif.

Pada pekan terakhir terdapat 91 kasus kematian yang meningkat tajam dibandingkan pekan sebelumnya yang berkisar 40 kematian. Dalam beberapa hari terakhir, angka kematian menyentuh lebih dari 20 kematian dalam sehari.

Sementara itu, sebanyak lima provinsi penyumbang tertinggi kasus positif mingguan bergeser dari pekan sebelumnya. Pada pekan ini, Kalimantan Selatan menduduki lima provinsi tertinggi dengan 610 kasus, setelah DKI sebanyak 19 ribu kasus, Jawa Barat tujuh ribu kasus, Banten empat ribu kasus, dan Jawa Timur dua ribu kasus.

DKI menjadi provinsi penyumbang angka kematian terbanyak dalam sebulan yaitu 29 jiwa, disusul Jawa Barat 11 kematian dan sisanya kurang dari tujuh kematian.

"Angka keterisian tempat tidur perawatan pasien di rumah sakit mulai mengalami peningkatan. DKI jadi yang tertinggi 12,93 persen, Kalimantan Selatan 12,79 persen dan Banten 11,85 persen," katanya.

Namun demikian, Wiku mengklaim laju kasus COVID-19 di Indonesia relatif lebih rendah jika dibandingkan empat negara tetangga, yakni Jepang, Korea Selatan, Australia dan Singapura.

Per 31 Juli 2022, jumlah kasus di Jepang mencapai lebih dari satu juta kasus, Korsel 500 ribu kasus lebih, Australia hampir 300 ribu kasus dan Singapura mencapai 54 ribu kasus dalam sepekan.

Wiku pun mengingatkan masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan serta mengakses layanan vaksinasi untuk memberikan perlindungan terhadap risiko jatuh sakit akibat COVID-19.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait