menu
user
URnews

Kecelakaan Bus di Sumedang, Korban: 27 Meninggal, 39 Selamat

Nivita Saldyni,
sekitar 1 bulan yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Kecelakaan Bus di Sumedang, Korban: 27 Meninggal, 39 Selamat
Image: Proses evakuasi korban kecelakaan bus di Sumedang, Kamis (11/3/2021). Sumber : Instagram @sar_nasional

Sumedang - Kecelakaan maut baru saja terjadi di Jalan Raya Wado-Malangbong, Sumedang, Rabu (10/3/2021). Sebuah bus yang tengah dalam perjalanan pulang dari Pangandaran ke Subang terjatuh ke dalam jurang dan membuat 27 orang meninggal dunia.

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Kantor Pencarian dan Pertolongan atau Badan SAR Nasional (Basarnas) Bandung, sebanyak 66 orang berada dalam bus saat kecelakaan terjadi. Namun, Kepala Basarnas Bandung Deden Ridwansyah dalam keterangan resminya di Sumedang mengatakan, 39 orang di antaranya selamat.

"27 orang meninggal dunia dan 39 orang selamat," kata Deden, Kamis (11/3/2021).

Ia menjelaskan, seluruh korban selamat dan meninggal dunia sudah dievakuasi langsung ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sumedang. Sementara itu petugas gabungan yang terdiri dari Tim SAR Bandung, Polres Sumedang, Dishub Sumedang, Polsek Wado, BPBD Sumedang, Dirjen Hubdat, Pemadam kab. Sumedang, PMI Sumedang dan Salpol PP kab. Sumedang masih berada di lokasi.

"Sampai saat ini tim SAR gabungan masih melakukan pemantauan di lokasi untuk memastikan tidak ada lagi korban yang terjepeit badan bus setelah terangkat oleh alat berat," imbuhnya.

Lebih lanjut, Deden menjelaskan peristiwa maut itu terjadi di di Jalan Raya Wado - Malangbong, Sumedang pada Rabu (10/3/2021) pukul 18.30 WIB. Kejadian itu menimpa bus pariwisata Sri Padma Kencana Nopol T 7591 TB.

Bus yang hendak pulang ke Subang setelah melakukan perjalanan dari arah Pangandaran itu diduga hilang kendali dan kemudian masuk ke dalam jurang. Lokasi terperosoknya bus itu ke dalam jurang diketahui berada di dekat jalan tikungan menurun. Bus terperosok di sebelah kiri jalan dengan kedalaman sekitar 20 meter.

 

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait