beautydoozy skinner
urbanasia skinner
Beautydoozy

Kelebihan dan Kekurangan Metode FUE dalam Transplantasi Rambut

Kintan Lestari,
4 bulan yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Kelebihan dan Kekurangan Metode FUE dalam Transplantasi Rambut
Image: Ilustrasi transplantasi rambut. (Freepik)

Jakarta - Tak bisa dipungkiri, rambut punya peran besar dalam penampilan seseorang. Rambut lebat dan sehat tentu jadi dambaan baik pria dan wanita. 

Sayangnya, sebagian orang mengalami penipisan rambut dan kebotakan seiring dengan bertambah usia. Solusi untuk mengatasi itu bisa dengan transplantasi rambut, seperti yang dilakukan Anang Hermansyah awal tahun ini. Saat berlibur di Turki, Anang menyempatkan diri untuk melakukan transplantasi rambut.

Melansir NHS, transplantasi rambut atau cangkok rambut adalah prosedur untuk memindahkan rambut ke area yang tipis atau botak. Prosedur ini termasuk dalam operasi kosmetik dan bisa dilakukan oleh pria maupun wanita.

Ada beberapa metode untuk melakukan transplantasi rambut, salah satunya metode Follicular Unit Extraction (FUE) yakni mengambil helai demi helai rambut bagian belakang untuk dipindahkan ke area yang dibutuhkan.

"Metode FUE ini masih sering dipakai di seluruh dunia. Jadi FUE dia mengambil helai demi helai rambut bagian belakang untuk dipindahkan ke area yang dibutuhkan, seperti bagian depan, sideburn, alis, jenggot, dan sebagianya," ujar dr Nilam Permatasari selaku Direktur The Clinic Beautylosophy Hair Center dalam konferensi pers Launching Robotic Hair Transplantation yang digelar di The Clinic Beautylosophy Cipete, Senin (6/6/2022).

Sebuah metode pasti ada plus dan minusnya kan, Urbanreaders. Begitu juga dengan metode FUE ini. dr Nilam pun membeberkan beberapa keuntungan yang didapat pasien transplantasi rambut dengan metode ini.

"Keuntungannya pertama pasti bagian dalamnya yang di ambil, dia akan tertutup dan tidak terlihat seperti diambil. Lalu bagian depannya akan terlihat lebih natural karena yang kita taruh benar-benar helai per helai. Kita pola apakah bagian depannya perlu satu helai rambut atau bagian belakangnya lebih tebal dan lain sebagainya," jelasnya.

Tapi apakah tidak ada kekurangan? Tentu saja ada dong. Menurut Nilam, kekurangan metode ini ada di faktor manusia yakni human error seperti kelelahan.

Kekurangannya adalah pada human error. Karena dia ditanam helai per helai, anggaplah rata-rata sekali pemindahan rambut sekitar 1000 rambut itu memakan waktu 3-4 jam. Operatornya pasti capek. Jadi human error ini sesuatu yang tidak bisa dihindari. Human error tuh bisa kita lihat pertama adanya infeksi, rambutnya cepat rontok. Apabila ada faktor kelelahan maka hasilnya kurang baik," tutupnya.

Untuk menjawab masalah kelelahan, hadir inovasi baru dalam treatment transplantasi rambut yaitu dengan transplantasi rambut robotik (robotic hair transplantation) menggunakan mesin ARTAS terbaru, yakni ARTAS ix. 

Transplantasi rambut robotik ini memudahkan sistem transplantasi rambut bagi pasien yang mengalami kerontokan atau kebotakan berkat penggunaan teknologi robotik dan Intelegensi Artifisial (AI). Ini merupakan transplantasi rambut robotik pertama di Asia Pasifik. Jadi buat kamu yang punya masalah penipisan rambut atau kebotakan, sekarang nggak perlu keluar negeri lagi untuk hair transplant.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait