menu
user
URguide

Ketahui 5 Adab Bermain Media Sosial

Shelly Lisdya,
sekitar 1 bulan yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Ketahui 5 Adab Bermain Media Sosial
Image: Ilustrasi pamer di medsos. Sumber: Freepik

Jakarta - Meski dikenal dengan keramahan, namun ternyata hal itu tidak berlaku ketika masyarakat Indonesia bermain media sosial. 

Dalam survei Digital Civility Index (DCI) yang mengukur tingkat kesopanan digital global, Indonesia menduduki peringkat paling bawah di kawasan Asia Tenggara. 

Survei dari Microsoft membuktikan Indonesia adalah negara dengan netizen yang paling tidak sopan se-Asia Tenggara! Dari total 32 negara yang disurvei pun Indonesia menduduki peringkat bawah yakni urutan ke-29.

Nah, agar tidak terus-terusan dianggap sebagai netizen yang tidak sopan, kita seharusnya memiliki etika atau adab ketika bermain media sosial. Apa aja sih adab saat menggunakan media sosial?

1. Pastikan Kebenaran Berita

hoaks.jpgSumber: Ilustrasi hoax. (Antara Foto)

Menghentikan penyebaran berita palsu bukan hanya tanggung jawab platform yang digunakan untuk menyebarkannya. Kita yang mengonsumsi berita juga perlu mencari cara untuk menentukan apakah berita itu benar.

Sam Wineburg, seorang profesor pendidikan dan sejarah di Stanford mengatakan, semua yang berperan sebagai pembaca harus memeriksa berita tersebut dan harus sesuai fakta.

Jika berita tersebut telah sesuai, kamu bisa langsung memberikan komentar. Jangan sampai, berita itu bohong tetapi kamu sudah terlanjur mencibir berita tersebut.

2. Menghina Tidak Menaikkan Derajat

1595498666-bully.jpgSumber: Ilustrasi bullying. (Freepik)

Banyak netizen yang menghina orang lain ketika bertanya terkait isu yang sedang hangat diperbincangkan. Mereka seolah-olah menjadi berkuasa karena mengetahui berita tersebut.

Tak ayal, mereka pun kerap kali menghina netizen lain, seperti misalnya 'baru pulang dari goa ya, gitu aja kok nggak tau sih' atau yang biasa dijumpai Urbanasia di lini masa Twitter, netizen banyak yang mengeluarkan kata-kata kotor hingga nama-nama binatang untuk menghina orang ketika ada yang menyebarkan isu tidak benar.

Jadi, kita sebaiknya menjadi netizen yang tetap memiliki etiket ya guys, jangan sampai kita berkomentar, menghina atau merendahkan orang lain, karena itu sama sekali tidak membuat kita naik level.

3. Gunakan Bahasa yang Layak

1600736820-sosmed.jpgSumber: Ilustrasi media sosial. (Freepik/natanaelginting)

Setelah dinobatkan sebagai negara dengan kesopanan rendah, alangkah baiknya kita intropeksi diri, khususnya saat menggunakan media sosial ya, guys.

Alangkah baiknya, ketika sedang berkomunikasi di media sosial harus menggunakan bahasa yang sopan dan layak. Biasakanlah untuk menggunakan bahasa yang tepat dengan siapa pun pada saat kita berinteraksi di media sosial.

4. Kritikan itu Wajar

1599532952-zodiak-gak-suka-dikritik2.jpgSumber: Freepik

Di media sosial sendiri, sering dijumpai netizen mengkritik orang lain. Namun, yang terjadi banyak dari mereka yang dikritik malah tak terima dan langsung mengatakan sok pintar atau lainnya.

Padahal, kita seharusnya juga harus menerima kritikan dari orang lain dengan harapan bisa mengubah sikap atau perilaku kita yang dinilai salah. 

Kritikan terbilang wajar apabila diberikan dengan baik dan benar, ini berarti orang lain peduli dengan kita guys. Bukan mengkritik dengan sindirian atau menggunakan bahasa kasar, jadi mulai sekarang harus bisa membedakan ya.

5. Hargai Pendapat Orang Lain

1599532983-zodiak-gak-suka-dikritik5.jpgSumber: Freepik

Jika sedang berdiskusi, baik secara bertatap muka atau di media sosial, pastikan untuk selalu menghargai pendapat orang lain. Karena, sejatinya pemikiran kita dan orang lain tidak sama.

"Kalau beda pendapat ya jangan langsung disindir apalagi di callout rame2. Hargai pendapat orang lain," kata netizen Twitter.

"Enggak semuanya harus seperti gimana cara kamu melihat atau menilai sesuatu. Ada pihak berkomentar, pasti ada banyak alasannya. Bukan berarti dia pro ini pro itu. Coba dengarkan dan hargai pendapat orang lain, kalau kamu pun mau pendapatmu untuk didengarkan dan dihargai," tambah cuitan netizen lainnya.

"Hargai pendapat orang lain jangan memaksakan kehendak. Inget tiap orang punya pribadi dan prinsip beda beda kalau ga sepaham sama diri kita ya udah jangan dipaksa apalagi dinyinyirin. ayolah be smart person," tulis cuitan warganet.


Urbanreaders, pastikan kalo lagi lapar jangan buka media sosial ya, soalnya tingkat emosi akan lebih tinggi ketika sedang lapar.

 

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait