menu
user
URnews

Khofifah Minta Pemerintah Blitar Sukseskan Proyek Selingkar Wilis

Shelly Lisdya,
sekitar 1 bulan yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Khofifah Minta Pemerintah Blitar Sukseskan Proyek Selingkar Wilis
Image: Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa (Humas Pemprov Jatim)

Blitar - Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) meminta Wali Kota dan Bupati Blitar untuk menyukseskan proyek strategis nasional Selingkar Wilis.

Proyek tersebut telah tertuang dalam Perpres No 80 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi Jawa Timur.

"Makam Bung Karno ini nantinya juga akan menjadi salah satu Proyek Strategis Nasional yang akan dikembangkan. Oleh sebab itu, dua kepala daerah Blitar agar segera mempercepat pengembangan kawasan strategis tersebut," kata Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa seperti dikutip dari laman Pemkab Blitar, Kamis (4/3/2021).

Di wilayah Kota Blitar, ada beberapa proyek pengembangan kawasan wisata Makam Bung Karno, Perjuangan PETA, dan Kampung Kreatif. Pengembangan kawasan ini nantinya akan mendapat pembiayaan dari APBN sekitar Rp 66,7 miliar.

Sekadar diketahui, proyek strategis nasional Selingkar Wilis ini terdiri dari 44 proyek, yang meliputi Kabupaten Blitar, Kabupaten Trenggalek, Kabupaten Kediri, Kabupaten Tulungagung dan Kota Blitar.

Kemudian, beberapa proyek strategis nasional Selingkar Wilis dan Lintas Selatan yang ada di dalam Perpres tersebut, antara lain pelebaran jalan nasional Blitar, perbaikan jalan nasional Brongkos Karangkates, pembangunan TPA Blitar, pengembangan kawasan wisata makam Bung Karno, penataan kawasan geosite pantai Klayar, pantai Srau, dan pantai Pancer dan lainnya.

Sementara terkait sumber pembiayaan, yakni mulai APBN, APBD serta sistem kerjasama pemerintah dan badan usaha (KPBU).

"Perpres No 80 Tahun 2019 itu sendiri terdapat 44 item proyek yang masuk PSN di kawasan Selingkar Wilis dan JLS dengan total investasi mencapai Rp 41,8 triliun," tandasnya.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait