Birmingham - Liverpool harus menelan kekalahan telak 2-7 di kandang Aston Villa. Sepanjang sejarah Premier League, belum pernah The Reds dan Juergen Klopp takluk dengan skor sebesar itu.

Liverpool sejatinya diunggulkan saat bertemu Aston Villa di Villa Park, Senin (5/10/2020) dini hari WIB. Sebab, kandang Villa sudah seperti rumah untuk Liverpool karena cuma kalah sekali dari 19 pertandingan terakhirnya di sana.

Apalagi Liverpool punya 14 kemenangan tandang di Villa Park sepanjang sejarahnya. Meski bermain tanpa Alisson Becker yang cedera, serta Sadio Mane dan Thiago Alcantara yang harus absen karena terpapar COVID-19, Liverpool masih punya skuat yang lebih oke.

Mengandalkan Roberto Firmino, Mohamed Salah, dan Diogo Jota, Liverpool dikejutkan dengan gol cepat Villa di menit ketiga. Memanfaatkan blunder Adrian yang memberikan operan tanggung ke Joe Gomez di kotak penalti, bola lantas direbut Jack Grealish dan dioper ke Oliie Watkins yang mudah saja menceploskan dari jarak dekat.

Watkins kembali jadi mimpi buruk Liverpool saat dia memanfaatkan bolongnya pertahanan tim tamu di menit ke-22. Mendapat ruang tembak di depan kotak penalti, Watkins melepaskan sepakan melengkung yang tak kuasa dihalau Adrian.

Mohamed Salah sempat memangkas skor di menit ke-32 lewat sepakan dari dalam kotak penalti. Tapi, Villa menjauh tiga menit kemudian ketika tembakan John McGinn membentur Virgil van Dijk dan mengecoh Adrian.

Watkins lantas mencetak hat-trick di menit ke-38 saat umpan Trezeguet menemuinya di tiang jauh dan mudah saja ditanduk ke gawang. Liverpool yang berupaya menyerang di babak kedua malah kebobolan lagi di menit ke-54.

Ross Barkley menyepak bola dari luar kotak penalti yang membentur pemain Liverpool dan melewati jangkauan Adrian. Tertinggal 1-5, Liverpool memangkas skor lewat aksi individu Salah melewati dua pemain Villa dan menembak ke jala Emiliano Martinez.

Jack Grealish menambah duka Liverpool ketika Villa unggul 6-2 pada menit ke-66 saat sepakannya membentur badan Fabinho dan berbelok arah sehingga masuk ke gawang. Pesta gol Villa ditutup gol Grealish lewat serangan balik yang dituntaskan dengan sepakan jarak dekat.

Liverpool kalah 2-7 dan untuk pertama kalinya sejak 1963, mereka kebobolan tujuh gol. Saat itu Liverpool juga takluk 2-7 dari Tottenham Hotspur. Ini juga jadi kekalahan paling besar yang pernah diterima sang manajer Juergen Klopp selama kariernya.

Liverpool dengan sembilan poin tertahan di posisi kelima, kalah selisih gol dari Leicester City dan Arsenal. Villa ada di posisi kedua klasemen dengan sembilan poin, tapi baru main tiga kali. Gila banget, Liverpool, kok bisa kalah setelak itu?

Komentar
paper plane