beautydoozy skinner
urbanasia skinner
URstyle

Manjakan Lidah dengan 6 Kuliner Otentik Betawi yang Hampir Punah 

Anisa Kurniasih,
18 April 2022 16.06.04 | Waktu baca 2 menit
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Manjakan Lidah dengan 6 Kuliner Otentik Betawi yang Hampir Punah 
Image: Bubur Ase (Mercure Jakarta Cikini)

Jakarta - Pada masa kecil kita pasti punya kenangan tentang satu makanan khas atau tradisional. Namun seiring perkembangan zaman beberapa makanan khas tersebut saat ini sulit ditemukan lagi. Hal ini karena di zaman sekarang sudah jarang orang-orang yang membuat maupun menjualnya. 

Nah, perlu upaya melestarikan dan mengenalkan produk tradisional pada generasi saat ini untuk mencegah hilangnya makanan tradisional khas daerah tersebut. Mercure Jakarta Cikini menjadi salah satu hotel yang turut aktif melestarikan dengan semangat Discover Local.

Hotel tersebut mendukung UMKM dan telah berkolaborasi dengan pengrajin lokal, para peracik makanan khas tradisional dengan memberikan pengalaman menjelajah sejumlah tempat dengan cara yang otentik melalui makanan dan minuman.

1650272309-Gabus Pucung.jpegSumber: Gabus Pucung (Mercure Jakarta Cikini)

Ketupat Babanci, Laksa Betawi, Sengkulun, Bubur Ase, Sayur Besan dan Bubur Cace adalah menu-menu yang diangkat dan berkolaborasi dengan peracik makanan lokal asli Betawi, Bang Zazri.

 “Cinta produk lokal itu tidak sekedar bangga, namun dengan melestarikan, mengkonsumsi sudah merupakan dukungan yang paling utama. Keenam makanan khas Betawi Yang Hampir Punah ini bisa dinikmati di Restoran De’Kafe bersamaan dengan paket Ramadan buffet berbuka puasa,” ujar General Manager Mercure Jakarta Cikini, Lisa P Sanjoyo.

"Hampir dari nama-nama tersebut pasti ada beberapa yang belum tahu, atau pernah dengar tetapi belum pernah merasakannya dan membawakannya kembali nostalgia hidangan tempo dulu yang pernah populer di zamannya," imbuh Lisa.

1650272285-Laksa Betawi.jpegSumber: Laksa Betawi (Mercure Jakarta Cikini)

6 menu kuliner warisan budaya Betawi yang hampir punah itupun ditawarkan untuk menjadi inspirasi dan juga memanjakan lidah para tamu dengan esensi pengalaman kembali ke jaman dahulu yang penuh dengan keaslian dan penuh filosofi untuk setiap menunya.

Semua makanan tersebut diracik langsung oleh Executive Chef Moch Feisal Rachman. Untuk pengalaman yang lebih berkesan, setelah hari raya Lebaran, semua menu ini bisa dinikmati dan akan masuk kedalam menu digital a la carte. 

Nah, kuliner tersebut bisa dicicipi lewat penawaran paket buffet berbuka puasa di Restoran De’Kafe selama periode Bulan Ramadan 2022 seharga Rp 268 ribu. Kamu juga bisa merasakan keotentikan kuliner warisan leluhur Indonesia dan paduan makanan Western, Timur Tengah, Cina Peranakan termasuk tradisional Betawi Corner.

Nggak cuma itu, para tamu pun akan terbuai oleh lezatnya Bebek Berempah ditutup oleh hidangan Kicak dan Colenak. Wah, menarik ya, Guys!

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait