URguide

Mengenal Emotional Abuse: Pengertian dan Tanda-tandanya

Alfian Muntahanatul Ulya, Selasa, 23 Agustus 2022 16.17 | Waktu baca 3 menit
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Mengenal Emotional Abuse: Pengertian dan Tanda-tandanya
Image: Ilustrasi Korban Tindakan Emotional Abuse. (pexels.com)

Jakarta - Pelecehan emosional atau yang biasa dikenal dengan emotional abuse sering kali susah untuk terdeteksi dalam hubungan apa pun. Hal itu lantaran pelecehan ini bisa menyelinap dalam berbagai bentuk manipulasi yang bahkan tidak kita sadari.

Lalu apa sih emotional abuse itu? Emotional abuse merupakan tindakan orang lain yang berusaha untuk memanipulasi, mengintimidasi, mengendalikan, hingga mempermalukan kamu. 

Pelecehan emosional ini memang tidak melibatkan fisik, biasanya mereka akan mengatakan hal-hal yang bersifat mengancam hingga membuatmu atau orang yang menjadi targetnya menjadi takut dan tunduk terhadap mereka.

Emotional abuse ini bisa dilakukan oleh semua orang tak pandang bulu, dan tidak hanya terjadi dalam hubungan romantis saja. Orang lain seperti rekan kerja bahkan orang tua bisa berpotensi melakukannya.

Untuk mengetahui lebih lanjut apa saja bentuk emotional abuse, kamu bisa simak ulasan yang telah dirangkum Urbanasia berikut ini.

Humiliation

1591771472-toxic-masculinity.jpgSumber: Ilustrasi cowok toxic masculinity. (Freepik)

Bentuk emotional abuse ini biasa dilakukan dengan tujuan untuk mempermalukan seseorang. Mungkin kamu pernah merasa direndahkan atau diolok-olok terus-menerus di depan umum? Nah, hal itu adalah salah satu contoh dari humiliation ini. 

Tak hanya itu, contoh lain dari bentuk pelecehan emosional ini di antaranya, orang lain membuat lelucon dan menyangkal bahwa itu tidak akan mungkin menyakiti perasaanmu, padahal nyatanya demikian. Memanggilmu dengan kata-kata hinaan, misalnya si bodoh atau yang lain, hingga menghina penampilanmu.

Monitoring

1643789558-foto-5-(4).jpegSumber: Ilustrasi teman toxic (Freepik/Freepik)

Tindakan abusive satu ini merupakan usaha seseorang yang memiliki keinginan untuk mengontrol dan menguasai targetnnya dengan power yang ia punya. Mereka akan melakukan hal manipulatif agar keinginannya terwujud.

Sebagai contoh dari bentuk monitoring ini di antaranya dengan mematai-mataimu secara digital untuk memantau keberadaanmu setiap saat, bahkan hinggal mengambil alih semua media sosial yang kamu punya tanpa kamu sadari.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait