Banner Skinner Urfluencer
Banner Skinner Fomo
URstyle

Mengenal Kanker Limfoma, Penyakit yang Diderita Ari Lasso

Ardha Franstiya,
sekitar 1 bulan yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Mengenal Kanker Limfoma, Penyakit yang Diderita Ari Lasso
Image: Ilustrasi penyakit kanker. (Pixabay)

Jakarta - Penyanyi Ari Lasso belum lama ini mengaku bahwa dirinya tengah mengidap kanker bernama Diffuse Large B-Cell Lymphoma (DLBCL).

Pengakuan tersebut diutarakan Ari Lasso saat menjadi bintang tamu di acara podcast YouTube Deddy Corbuzier.

"Cancer, tapi cancernya langka. Orang biasanya terkena cancer limfoma, itu getah beningnya benjol di leher, ketiak. Dia akan sering pingsan, kemudian darah putihnya sedikit. Anemia, sering demam, kemudian menimbulkan kerusakan limpa," ungkap Ari.

Kanker Limfoma DLBCL, merupakan jenis kanker yang tergolong langka dan jarang terdengar. Melansir mayoclinic, kanker ini berjenis non-Hodgkin atau kanker yang menyerang salah satu jenis sel darah putih, yaitu limfosit.

Kanker DLBCL biasanya tumbuh di kelenjar getah bening, selangkangan, ketiak maupun bagian lain dari sistem kekebalan tubuh.

Meski dapat disembuhkan, DLBCL dapat tumbuh dengan cepat. Terdapat dua jenis limfoma dalam dunia medis, yakni Hodgkin dan non-Hodgkin.

Hingga kini tidak ada dokter yang mengetahui secara pasti penyebab tumbuhnya kanker DLBCL. Penyakit ini umum dialami oleh laki-laki berusia separuh baya.

Dalam mengobati penyakit ini, tergantung jenis dan tingkat keparahan kanker itu sendiri. Pengobatan limfoma dapat diatasi dengan kemoterapi, obat imunoterapi, terapi radiasi, transplantasi sumsum tulang atau beberapa kombinasi lainnya.

Gejala

- Pembengkakan kelenjar getah bening tanpa rasa sakit di leher, ketiak, atau selangkangan

- Kelelahan terus-menerus

- Demam

- Keringat malam

- Sesak napas

- Penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan

- Kulit yang gatal

Sementara, untuk menepis penyakit kanker jenis ini, harus perbanyak makanan bergizi, olahraga secara teratur, istirahat yang cukup, dan hindari stres. Jauhi makanan yang mengandung karsinogenik, seperti makanan yang dibakar, diawetkan, dan olahan.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait