menu
user
Banner Skinner Urfluencer
Banner Skinner Fomo
URnews

Menko Marves Luhut Akan Bantu Proyek Kereta Gantung di Kota Batu

Shelly Lisdya,
13 hari yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Menko Marves Luhut Akan Bantu Proyek Kereta Gantung di Kota Batu
Image: Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan. (Instagram @luhut.pandjaitan)

Malang - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan komitmen bakal terus memfasilitasi percepatan pembangunan kereta gantung di Kota Batu, Jawa Timur.

“Deputi Bidang Koordinasi Investasi dan Pertambangan sudah brief saya cepat mengenai kereta gantung ini, akan kami coba jalankan,” ujarnya dalam kunjungan kerja ke Block Office Kota Batu, Senin (26/4/2021).

Luhut meyakini, pembangunan proyek ini nantinya akan terus berjalan, pasalnya ia mendengar bahwa masyarakat pun ikut terlibat dengan menanamkan investasi di sana. 

“Saya kira pemerintah akan fasilitasi dan Insha Allah ini akan kami kerjakan,” tegas Menko Luhut.

Terkait pendanaan proyek kereta gantung tersebut, Luhut mengatakan akan membantu menindaklanjuti. “Kereta gantung ini akan kami bantu follow up tadi sudah sampai desa Jeru itu ada beberapa fase. Nanti kebutuhannya akan dihitung,” tambahnya.

Sementara dana yang dibutuhkan, Luhut mengaku telah mendapat masukan dari Deputi Seto, yakni sekitar Rp 470 miliar. 

"Saya kira angka itu tidak terlalu besar, ini bisa dilakukan apalagi dengan pengalaman di Jakarta itu mengajari kita untuk bisa menghemat cost,” tegasnya.

Nantinya, MoU terkait kereta gantung, akan disusun Pemkot Batu, PT INKA, BUMD dan perusahaan Austria yakni Doppelmayr Garaventa Group. 

Sementara kereta gantung rencananya akan melewati 12 titik lokasi yang masuk dalam trase kereta gantung, yakni antara lain Jatim Park 2, Gangsiran Puthuk, Jatim Park 3, Kusuma Agro Wisata, pos pendakian Gunung Panderman, taman bunga Selecta dan air terjun Coban Talun. Penentuan rute ini mengacu pada ketentuan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Batu.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait