Banner Skinner Urfluencer
Banner Skinner Fomo
URnews

Menperin: Kami Bakal Usulkan PPnBM 0 Persen Menjadi Permanen

Nivita Saldyni,
sekitar 1 bulan yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Menperin: Kami Bakal Usulkan PPnBM 0 Persen Menjadi Permanen
Image: Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita di Grand City Convex usai meresmikan GIIAS Surabaya 2021, Kamis (9/12/2021). Sumber: Nivita/Urbanasia.

Surabaya - Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan pihaknya bakal mengusulkan pemberian pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) 0 persen menjadi permanen terhadap produk otomotif. Hal itu disampaikannya saat membuat perhelatan GIIAS Surabaya 2021 di Grand City Convex, Kamis (9/12/2021).

"Kami ingin memberikan insentif kepada produsen agar mereka berlomba-lomba melakukan upaya pendalaman struktur di Tanah Air, penguatan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) di Tanah Air. Salah satu bentuk insentif yang akan kami usulkan yaitu PPnBM 0 persen itu permanen," kata Agus di Surabaya, Kamis (9/12/2021).

Namun ada syaratnya nih. Hal itu rencananya akan diberikan untuk industri yang mampu memproduksi kendaraan dengan konten lokal atau local purchase minimal 80 persen.

"Ini untuk yang local purchasenya sudah 80 persen. Sekarang sedang dirumuskan dan kami akan mengusulkan," tegasnya.

Namun Agus mengaku hingga saat ini konsep pemberian PPnBM 0 persen itu masih digodok. Kementerian Perindustrian, imbuh Agus, tengah melakukan upaya pendalaman struktur manufaktur.

"Industri otomotif mempunyai pendukung di belakangnya yang besar sekali. Tier 1, 2 dan 3 banyak industri kecil dan menengah. Ini yang ingin kami hidupkan dalam konsep yang pertama pendalaman struktur manufaktur," jelasnya.

Untuk itu ia mendorong pabrikan kendaraan dalam negeri untuk meningkatkan komponen lokal dalam produksinya. Agus juga mendorong mereka untuk memenuhi permintaan pasar yang meningkat karena dampak subsidi PPnBM tersebut.

Sementara itu sepanjang 2021, Agus menyebut pemberian PPnBM kendaraan bermotor 0 persen mencatatkan pertumbuhan penjualan hingga 64 persen. Namun syarat pemberian PPnBM 0 persen tahun ini untuk produk dengan content local minimal 60 persen.

Untuk itu ia menegaskan pihaknya bakal mengusulkan dan memperjuangkan agar aturan PPnBM 0 persen bisa menjadi permanen. Dengan catatan, syarat tingkat komponen dalam negerinya dinaikkan menjadi 80 persen.

 

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait