URnews

4 Fakta Ibu di Pinrang Gantung Diri Usai Racuni Dua Anaknya

Nivita Saldyni, Kamis, 22 September 2022 13.13 | Waktu baca 3 menit
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
4 Fakta Ibu di Pinrang Gantung Diri Usai Racuni Dua Anaknya
Image: Ilustrasi gantung diri. (Pixabay)

Pinrang - Seorang ibu muda berinisial BR (37) ditemukan tewas gantung diri di rumahnya di Kelurahan Fakkie, Kecamatan Tiroang, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan pada Senin (19/9/2022) siang. Ia ditemukan tak bernyawa bersama dua orang anaknya, MN (5) dan MD (8).

Penemuan itu membuat netizen, khususnya warga Pinrang heboh. Terlebih video saat ketiganya ditemukan warga sudah tak bernyawa beredar di media sosial. 

"Ibu rumah tangga di Pinrang, SulSel ditemukan tdk bernyawa dg posisi menggantung, sementara 2 anaknya tewas diracun, Senin 19/9/2022 pkl 11:00....Diatas tempat tidurnya terdapat catatan hutang....Ya Rabb  ," cuit akun Twitter @yaniarsim seperti dilihat Urbanasia, Kamis (22/9/2022).

Berikut empat fakta di balik penemuan mayat ibu dan dua anaknya di Pinrang sebagaimana dirangkum Urbanasia dari berbagai sumber:

Korban Ditemukan Tak Bernyawa Bersama Dua Anaknya

Berdasarkan keterangan Kapolres Pinrang AKBP Moh. Roni Mustofa, saat ditemukan oleh warga dan anggota polisi BR ditemukan dalam posisi tergantung. Sementara MN dan MD di temukan di dekat BR dalam posisi berbaring seperti orang yang sedang tertidur.

Di lokasi kejadian, polisi menemukan botol racun. Diduga racun itu digunakan oleh BR untuk membunuh anaknya, sebelum akhirnya mengakhiri hidup dengan cara gantung diri.

"Dua anak laki-laki korban juga ikut meninggal dunia. Kemungkinan meninggal karena meminum racun," jelasnya.

Korban Sempat Kirim Pesan Suara ke Suami

Roni menambahkan, pihaknya juga mendapati pesan suara yang dikirim BR ke suaminya. Pesan itu sempat dikirim BR lewat WhatsApp setelah membunuh anaknya, sebelum akhirnya dia nekat bunuh diri.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait