beautydoozy skinner
urbanasia skinner
URnews

Imbau Masyarakat Pakai Masker Lagi, Menkes: Ada Kenaikan Kasus COVID-19

Fitri Nursaniyah, 13 Juli 2022 18.39.03
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Imbau Masyarakat Pakai Masker Lagi, Menkes: Ada Kenaikan Kasus COVID-19
Image: Menkes Budi Gunadi Sadikin saat memberikan keterangan pers, Senin (09/05/2022) (Dok. Setkab)

Jakarta - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi mengimbau masyarakat kembali pakai masker. Hal ini sejalan dengan adanya kenaikan kasus COVID-19 di Indonesia dan imbauan langsung dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Menurut Budi, lebih baik masyarakat waspada meskipun menurut standar Badan Kesehatan Dunia (WHO) kasus positif COVID-19 di Indonesia masih berada di level aman.

"Presiden mengimbau (memakai masker lagi). Karena sekarang sedang ada kenaikan kasus (COVID-19) lebih baik kita waspada," ujar Budi dikutip dari Antara, Rabu (13/7/2022).

Hingga 11 Juli, jumlah kasus positif COVID-19 di Indonesia mencapai 6.112.986. Penambahan kasus harian di Indonesia mencapai skala 2.000. Menurut standar PPKM yang ditetapkan WHO, level Indonesia terbilang aman, namun level itu akan berubah ketika kasus positif COVID-19 menyentuh 7.800 kasus per harinya.

"Tapi itu definisi WHO ya, mereka menggunakan istilah transmission indicated. Selama di bawah 7.800 kondisinya masih sangat normal," ujar Budi.

Meskipun menurut WHO kondisi aman terkendali, Budi menyarankan semua pihak mengikuti arahan Presiden Jokowi untuk memakai masker. Utamanya menggunakan masker di ruangan tertutup agar terhindar dari penularan virus corona.

Sebelumnya pada 17 Mei lalu, Jokowi sempat mengumumkan pelonggaran kebijakan pemakaian masker di area terbuka. Namun kini Jokowi mengimbau masyarakat untuk kembali memakai masker seiring dengan kenaikan kasus COVID-19 dan munculnya varian BA.4 dan BA.5.

"Saya juga mengingatkan kepada kita semua, COVID-19 masih ada, oleh sebab itu baik di dalam ruangan maupun di luar ruangan memakai masker adalah masih sebuah keharusan," kata Jokowi.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait