beautydoozy skinner
urbanasia skinner
URnews

Kapal Tenggelam di Perairan Taiwan, 12 ABK WNI Dilaporkan Masih Hilang

Putri Rahma, 3 November 2022 23.42.38
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Kapal Tenggelam di Perairan Taiwan, 12 ABK WNI Dilaporkan Masih Hilang
Image: Ilustrasi kapal tenggelam. (Pixabay)

Jakarta - Sebanyak 12 Warga Negara Indonesia (WNI) yang merupakan awak kapal Shinsung dinyatakan hilang setelah kapal kargo itu tenggelam di perairan barat Taiwan pada 31 Oktober 2022.

"Kapal mengalami kerusakan mesin, kemudian tenggelam akibat ombak besar, dengan jarak sekitar 14 mil laut dari garis pantai Changhua, Taiwan," ujar Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia (BHI) Kementerian Luar Negeri RI Judha Nugraha, Kamis (3/11/2022).

Judha mengatakan bahwa kapal bermuatan semen itu diawaki oleh 20 anak buah kapal (ABK) yang berkewarganegaraan Indonesia. Di tanggal 30 Oktober 2022, tiga awak kapal mengalami kecelakaan akibat cuaca buruk dan berhasil dievakuasi menggunakan helikopter.

"Dari jumlah tersebut, lima ABK berhasil diselamatkan oleh kapal Kargo Evergreen yang sedang melintas dan sementara 12 ABK lainnya sedang dalam upaya pencarian dan penyelamatan," lanjutnya menjelaskan.

Melalui KDEI Taipei, pemerintah memberikan tanggapan atas kejadian tersebut dengan melakukan koordinasi dengan otoritas Taiwan termasuk tim SAR yang dikabarkan telah mengerahkan tiga kapal besar, delapan kapal kecil dan drone militer dalam proses penyelamatan para awak kapal WNI.

Meski begitu, Judha mengatakan bahwa helikopter belum bisa digunakan karena cuaca yang belum memungkinkan.

"Hari ini pencarian terus dilakukan ke arah timur dari lokasi tenggelamnya kapa," ungkap Judha.

Ia juga menegaskan bahwa Kementerian Luar Negeri (Kemlu) bersama KDEI Taipei akan terus memantau proses pencarian dan penyelamatan yang dilakukan otoritas Taiwan.

"Dan kita doakan mudah-mudahan 12 ABK lainnya dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat," harapnya.

Dari delapan ABK WNI yang telah diselamatkan, masih tersisa dua ABK yang di rawat di Rumah Sakit Kota Taichung karena mengalami patah tulang dan enam lainnya dalam kondisi sehat dan sedang ditampung di sebuah hotel sekitar Kota tersebut.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait