beautydoozy skinner
urbanasia skinner
URnews

Momen Susi ART Ferdy Sambo Peluk Putri Candrawathi Sebelum Sidang

William Ciputra, 8 November 2022 18.32.22
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Momen Susi ART Ferdy Sambo Peluk Putri Candrawathi Sebelum Sidang
Image: Momen Susi peluk Putri Candrawathi. (Tangkap layar tayangan iNews TV)

Jakarta - Sidang pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat alias Brigadir J kembali digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Selasa (8/11/2022). 

Agenda sidang kali ini adalah mendengarkan keterangan saksi untuk terdakwa Ferdy Sambo dan istrinya, Putri Candrawathi. Total ada 13 orang saksi yang dihadirkan. 

Salah satu saksi yang dihadirkan adalah Susi, yang merupakan asisten rumah tangga (ART) Ferdy Sambo. Pada sidang pekan kedua, pekan lalu, Susi mendapat sorotan lantaran dinilai memberikan keterangan bohong atau palsu. 

Ada yang menarik saat Susi memasuki ruang sidang pada hari ini. Susi tampak menghampiri Putri Candrawathi yang duduk di samping kuasa hukumnya, Febri Diansyah. 

Saat itu, Susi tampak menyalami tangan Putri dan memeluk wanita yang disebut-sebut terlibat dalam perampasan nyawa Brigadir J pada Jumat, 8 Juli 2022 lalu. 

Setelah berpelukan dengan Putri beberapa saat, Susi pun kemudian bergeser ke arah Ferdy Sambo yang duduk pada barisan yang sama dengan istrinya. 

Kepada Ferdy, Susi tampak bersalaman dan mencium tangan eks Kadiv Propam Polri tersebut. Setelah itu, Susi pun duduk di kuris saksi dalam persidangan. 

Susi Diancam Pidana

Pada persidangan pekan lalu, Susi sudah dimintai keterangan oleh majelis hakim. Namun, Susi sempat memberikan beberapa keterangan yang berbeda hingga diultimatum hakim. 

Selain keterangan berbeda dan diancam pidana, keterangan yang diberikan Susi juga tampak dibantah oleh Richard Eliezer atau Bharada E yang berstatus sebagai terdakwa sekaligus justice collaborator dalam kasus ini. 

Salah satu keterangan yang dibantah adalah terkait Ferdy Sambo yang sering tinggal di rumah Saguling dan rumah Duren Tiga. Sementara menurut Bharada E, Ferdy Sambo lebih sering di rumah Jalan Bangka. 

Kemudian, Susi juga menyebutkan peristiwa pada tanggal 4 Juli yang disebutnya ada pelecehan yang dilakukan Brigadir J terhadap Putri Candrawathi. 

Menurut Susi, saat itu Brigadir J mengangkat Putri dan disaksikan oleh Bharada E. Bahkan, kata Susi, Bharada E sempat mengatakan ‘Jangan gitu lah Bang’ kepada Brigadir J. 

Bharada E pun membantah. Ia mengaku memang melihat Brigadir J mengangkat Putri, namun mengaku tidak mengatakan perkataan seperti dalam kesaksian Susi. 

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait