beautydoozy skinner
urbanasia skinner
URnews

Potret Perayaan Halloween di Riyadh Arab Saudi

Shelly Lisdya, 31 Oktober 2022 15.34.52
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Potret Perayaan Halloween di Riyadh Arab Saudi
Image: Halloween di Arab Saudi. (Arab News)

Jakarta - Perayaan Halloween digelar di Riyadh, Arab Saudi, setelah Boulevard diubah menjadi pesta kostum di seluruh tempat selama acara 'Scary Weekend', yang berlangsung pada 27-28 Oktober 2022.

Pengunjung yang berdandan diberikan akses masuk gratis ke Boulevard dengan syarat mereka mengenakan kostum menakutkan. Acara ini didedikasikan untuk menampilkan penyamaran yang menakutkan dan memamerkan desain kreatif orang Saudi dan penduduknya. 

Tujuannya adalah untuk menciptakan suasana yang penuh dengan kesenangan, sensasi, dan kegembiraan saat orang-orang menemukan cerita di balik berbagai kostum. 

Salah satu peserta, Abdulrahman, memamerkan kostum makhluk mitologi Amerika Utara, Wendigo. Legenda mengatakan bahwa makhluk folkloric adalah roh jahat yang merasuki manusia, menyerukan perasaan serakah dan lapar, dan mengkanibal orang, memakan daging mereka. Ini adalah kali pertama Abdulrahman merayakan Halloween di Tanah Air. 

“Ini perayaan besar, jujur, dan ada semangat kegembiraan. Mengenal haram atau halal, saya tidak tahu tentang itu. Kami merayakannya hanya untuk bersenang-senang dan tidak ada yang lain. Kami tidak percaya pada apa pun,” katanya kepada Arab News, dikutip Urbanasia, Senin (31/10/2022).

1667181117-Halloween.jpegSumber: Halloween di Arab Saudi. (Arab News)

Sementara Halloween telah lama dijauhi di Teluk, para peserta di acara tersebut menggambarkan acara itu sebagai bentuk hiburan yang tidak berbahaya. 

“Tindakan didasarkan pada niat. Aku di sini hanya untuk bersenang-senang," kata salah satu pengunjung acara, Khaled Alharbi.

Alharbi datang bersama keluarganya, dengan berpakaian seperti dokter, perawat, dan konsultan berlumuran darah. 

Alharbi menggendong seorang anggota keluarga berusia dua tahun yang berpakaian seperti penyihir, yang dengan main-main mengucapkan mantra kegilaan pada anggota keluarga lainnya. Ini juga pertama kalinya keluarga merayakan Halloween. 

Terdapat juga warga mengenakan kostum penyihir dengan rambut merah beludru dan topi pesta, ditemani temannya yang berpakaian seperti Catwoman. Duduk di trotoar, melengkapi kostum mereka dengan tato temporer, keduanya menceritakan pengalaman mereka kepada Arab News. 

“Ini pertama kalinya saya merayakan Halloween. Tahun lalu saya melewatkannya, jadi saya tidak akan melewatkannya kali ini,” kata warga yang mengenakan kostum penyihir, Ameera. 

Pasangan ini menambahkan bahwa acara tersebut adalah kesempatan yang bagus untuk mengekspresikan kreativitas mereka dan merayakannya dengan publik Saudi. Keduanya bekerja di rumah sakit dan mengatakan bahwa berdandan adalah cara yang bagus untuk menghilangkan stres dan bersenang-senang. 

1667181121-Hallowen-1.jpegSumber: Halloween di Arab Saudi. (Arab News)

“Saya mendukungnya. Ada energi di dalam diri kita — kita harus mengeluarkannya. Perayaan ini adalah tempat untuk menyalurkan energi ini. Jika ada seseorang yang benar-benar kreatif dan berbakat, yang memiliki imajinasi mereka dapat mengeluarkannya. Misalnya melalui menggambar atau rias sinematik,” kata Ameera. 

Peserta lain, Abdulaziz bin Khaled, memutuskan untuk mewakili kecintaannya pada film-film Barat dan zombie gore. Ia menggabungkan keduanya dengan berpakaian sebagai koboi yang menjadi mayat hidup bertuliskan: "Hati-hati Ini adalah Zombie." 

"Ini benar-benar hebat, semua pria dan wanita keluar dengan kostum yang luar biasa. Semua orang menciptakan hal-hal keren yang terinspirasi oleh film dan horor, dan lainnya. Sangat bagus bahwa kita bisa melihat ini di Riyadh,” kata Bin Khaled.

Acara ini dilengkapi dengan pertunjukan kembang api. Ada pula sound effect yang disempurnakan dan dekorasi yang seram. Acara serupa terjadi awal tahun ini di Boulevard Riyadh City dan Winter Wonderland pada 17 dan 18 Maret. 

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait