menu
user
URsport

Penalti Lagi-lagi Selamatkan AC Milan

Rezki Maulana,
sekitar 1 bulan yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Penalti Lagi-lagi Selamatkan AC Milan
Image: AC Milan diselamatkan lagi penalti Franck Kessie (Twitter @ACMilan)

Milan - AC Milan gagal meraih poin penuh saat diimbangi Udinese dengan skor 1-1. Bahkan ,gol penyelamat Milan baru hadir di pengujung laga dan lagi-lagi lewat penalti Franck Kessie.

Milan berhasil menjaga jarak dengan Inter Milan saat mengalahkan AS Roma dengan skor 2-1 akhir pekan lalu. Sayangnya, kemenangan itu harus membuahkan tumbal ketika tiga pemain andalan Rossoneri mengalami cedera, yakni Zlatan Ibrahimovic, Ante Rebic, dan Hakan Calhanoglu.

Dari tiga pemain yang cedera, cuma Rebic yang berhasil melewati tes kesehatan untuk fit main kala menjamu Udinese di San Siro, Kamis (4/3/2021) dini hari WIB. Rebic dipasang bareng Brahim Diaz dan Samu Castilejo untuk mendukung Rafael Leao di depan.

Meski demikian, Milan gagal menciptakan peluang emas sepanjang 45 menit babak pertama dan tak mampu membahayakan gawang Juan Musso. Pada babak kedua, Milan malah kecolongan di menit ke-68 saat Rodrigo Becao menanduk bola sepak pojok Rodrigo de Paul untuk menjebol jala Gianluigi Donnarumma.

Tertinggal duluan, Milan berupaya mengejar tapi segala peluang yang didapat gagal membuahkan gol. Usaha Milan membuahkan hasil pada injury time ketika pemain Udinese melakukan handball dan Kessi seperti biasa diandalkan sebagai algojo.

Untuk dua pertandingan beruntun, Kessie mampu menciptakan gol dari titik putih. Kali ini menyelamatkan Milan dari kekalahan karena skor akhir adalah 1-1. Sayangnya, Milan gagal memangkas jarak dengan Inter Milan di puncak klasemen.

Dengan 53 poin, Milan tertahan di posisi kedua dengan selisih tiga angka dari Inter di puncak yang bisa memperlebar jarak jadi enam poin andaikan mengalahkan Parma dini hari WIB nanti. Kessie jadi pemain Milan pertama yang membuat delapan penalti semusim, setelah Jeremy Menez pada 2014/2015.

Hasil imbang pertama Milan sejak Desember lalu saat diimbang Genoa. Bisakah Milan tetap mengejar Inter di puncak?

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait