menu
user
URedu

Pendidikan Vokasi UB Bakal Buka Prodi D4 Jasa Makanan Halal

Shelly Lisdya,
10 hari yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Pendidikan Vokasi UB Bakal Buka Prodi D4 Jasa Makanan Halal
Image: Logo halal/Freepik

Malang - Pendidikan Vokasi Universitas Brawijaya (UB) Malang rencananya bakal membuka program studi (prodi) baru D4 Jasa Makanan Halal. 

Hal ini guna mendukung potensi wisata halal di Malang Raya, Jawa Timur. Diketahui, prodi Jasa Makanan Halal merupakan prodi ke-6 di program Vokasi UB. 

Direktur Pendidikan Vokasi UB, Unti Ludigdo menjelaskan, Indonesia yang mayoritas beragama Islam ini lah yang menjadi alasan dibukanya prodi baru itu.

"Mayoritas kan Muslim, jadi alasan pertama. Ditambah, jika kita melihat Pancasila, ini juga memiliki relevansi dengan sila pertama, Ketuhanan yang Maha Esa,” ujarnya.

Sementara visi, misi, dan latar belakang dari pendirian prodi ini, baik dari sisi internal dan eksternal kampus, yakni antara lain dikarenakan UB merupakan penggagas dan pendukung berkembangnya industri halal dan terkemuka.

Tak hanya itu, UB pun telah memiliki prodi S1, S2, dan S3 yang sudah mapan di bidang terkait dengan pangan dan kesehatan, ekonomi dan bisnis, hospitality, serta memiliki beberapa lembaga pengembangan ekosistem halal yakni Pusat Studi Halal Thoyib, Halal Qualified Industry Development (Hal-Q Id).

Sementara faktor eksternal, Unti memaparkan, yakni melatarbelakangi hospitality yang menjadi salah satu fokus pengembangan bidang. Hal itu sebagaimana disampaikan Ditjen Vokasi dan melihat belum adanya perguruan tinggi yang secara spesifik menyelenggarakan pendidikan bisnis kuliner halal.

"Kemudian, pengembangan prodi halal ini merujuk pada UU No. 33 tentang Jaminan Produk Halal dan Peraturan Pemerintah No. 39 tahun 2021 mengenai Penyelenggaraan Bidang Jaminan Produk Halal," terangnya.

"Kami juga telah memenuhi multidisiplin ilmu seperti bisnis, pariwisata, tata boga, ilmu pangan, gizi, dan syari'ah yang meliputi prodi ini. Alumnus juga diharapkan memiliki karakter pribadi yang berkomitmen pada pengembangan industri halal, memiliki kemampuan analisa kelayakan kandungan gizi dan kesehatan makanan, dan masih banyak lagi," tandasnya.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait