beautydoozy skinner
urbanasia skinner
URsport

Persatuan Atlet Rusia Sebut Sanksi Olahraga Ibarat Genosida

Rizqi Rajendra,
3 Maret 2022 14.46.50 | Waktu baca 2 menit
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Persatuan Atlet Rusia Sebut Sanksi Olahraga Ibarat Genosida
Image: Bendera Rusia dan logo olimpiade (Foto: AP Photo/David J Phillip)

Jakarta - Persatuan Atlet Rusia menganggap hukuman dan sanksi yang terus dijatuhkan kepada atlet Rusia terkait adanya invasi ke Ukraina sangat tidak adil dan melanggar hak para atlet.

Melalui keterangan resmi di laman Komite Olimpiade Rusia, mereka menyebut bahwa sanksi yang dijatuhkan kepada para atlet Rusia dan Belarusia bersifat diskriminatif. Bahkan, mereka mengibaratkan seperti genosida atau pembantaian dalam dunia olahraga.

"Kami sangat menentang genosida olahraga atlet Rusia dan Belarusia. Kami mengimbau semua orang dan organisasi yang bertanggung jawab dan terlibat. Pertimbangkan kembali keputusan terbaru Anda!" tulis keterangan tersebut seperti dikutip Urbanasia, Rabu, (2/3/2022).

Persatuan Atlet Rusia pun menyoroti berbagai negara di dunia yang juga mengalami krisis militer, namun para atletnya tidak dikenakan sanksi atau dilarang tampil di berbagai ajang olahraga terkait hal itu.

"Pemboman dan pembersihan etnis di Yugoslavia, operasi militer di Irak, Afghanistan, genosida di Afrika, Asia, Amerika Latin. Semua ini baru terjadi beberapa waktu yang lalu. Negara-negara NATO memainkan peran sebagai penguasa takdir hampir di mana-mana, menyebabkan kematian ribuan orang, termasuk warga sipil yang tidak bersalah," tulisnya.

"Tetapi kami tidak ingat gerakan olimpiade internasional atau atlet Rusia mana pun yang mengambil inisiatif untuk melarang rekan-rekan mereka dari negara-negara yang terlibat langsung dalam operasi militer di wilayah negara bagian lain dengan dalih atau alasan lain," imbuhnya.

Menurut mereka, olahraga selalu dianggap menjadi duta perdamaian dan niat baik, serta menciptakan peluang untuk membantu menyelesaikan konflik apa pun. Hal itulah yang disebut sebagai misi gerakan olimpiade modern.

Berbagai sanksi yang dijatuhkan kepada para atlet Rusia tersebut juga dinilai dapat menjadi ancaman yang buruk bagi masa depan para atlet. Sehingga, mereka mengecam keputusan Komite Olimpiade Internasional (IOC) dan beberapa federasi olahraga internasional lainnya yang menjatuhkan sanksi tersebut.

"Komite Olimpiade Internasional (IOC) dan sejumlah federasi olahraga internasional, tanpa alasan yang sah dan melanggar semua dokumen peraturan, memutuskan untuk mencabut hak hukum atlet Rusia dan Belarusia untuk berpartisipasi dalam kompetisi. Mereka adalah bencana bagi komunitas olimpiade," tegasnya.

"Tidak ada atlet saat ini yang dapat percaya diri dalam perlindungan dan jaminan terhadap hak-hak mereka. Jika saat ini kita tidak dapat mempertahankan persatuan dan saling pengertian, maka dalam waktu dekat konsekuensi paling negatif dari konfrontasi ini menunggu kita," tutup keterangan tersebut.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait