menu
user
URnews

Perwakilan Skateboarder Ketemu Anies Baswedan, Ungkap 7 Poin Diskusi

Kintan Lestari,
sekitar 1 bulan yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Perwakilan Skateboarder Ketemu Anies Baswedan, Ungkap 7 Poin Diskusi
Image: Perwakilan skateboarder, Satria Vijie, bertemu Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, di Balai Kota pada Kamis (4/3/2021). (Instagram @satriavijie)

Jakarta - Belum lama ini viral di media sosial video yang memperlihatkan cekcok antara pemain skateboard dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) di Bundaran HI.

Dalam video viral tersebut, tampak Satpol PP mencoba merebut skateboard dari tangan seorang pria, sementara sang pemilik berusaha mempertahankan papan skate-nya.

Lalu seorang skateboarder yang bertelanjang dada dan tidak mengenakan masker juga terlihat diseret Satpol PP, meski akhirnya skateboarder tersebut memakai maskernya.

Usai video tersebut viral, kemarin (4/3/2021) salah satu skateboarder, yakni Satria Vijie, berkesempatan bertemu Anies Baswedan untuk berdiskusi mengenai masalah tersebut. 

"Terima kasih Pak Gubernur DKI @aniesbaswedan sudah Mengundang untuk berdiskusi, dan sudah mau menerima banyak masukan dari teman2 skateboarding di IG saya," bunyi caption Satria Vijie di Instagram pribadinya.

Dalam pertemuannya dengan Anies di Balai Kota, Satria menyatakan masalah yang dihadapi skateboarder dengan Satpol PP telah selesai.

Satria pun menjabarkan poin-poin hasil diskusinya bersama orang nomor satu di Jakarta itu. Ia memaparkan ada 7 poin diskusi, yaitu:

1. Tidak ada larangan bermain Skateboard di trotoar Jakarta.! "Silahkan menggunakan fasilitas yg ada secara bijak".

2. Tidak ada aturan untuk pengambilan Skateboard oleh petugas. (Kecuali di pakai untuk tindakan kejahatan)

3. Beberapa Skatepark seperti Slipi dan Casablanca kuningan, serta taman-taman di Jakarta akan coba di revitalisasi dan dibangun fasilitas Untuk bermain skate yang akan dibantu oleh komunitas skateboards.

4. Wajib mengutamakan pejalan kaki saat bermain skateboard di trotoar.

5. Wajib mentaati protokol yang ada:
- menggunakan masker sebelum dan setelah latihan.
- menjaga jarak saat latihan.
- tidak berkerumun.
- menjaga sikap di ruang public, memakai baju agar tidak meresahkan pejalan lain.
- menjaga kebersihan setelah latihan.
- tidak membuang sampah sembarangan.

6. Dilarang CatCalling baik itu godain, siul, komentar, dan lain-lain ke semua pejalan yang ada di trotoar.

7. Ikut membantu menjaga dan membuat kota Jakarta lebih maju dan lebih baik lagi.

Dari hasil diskusi tersebut, Satria merasa poin-poin tadi merupakan solusi yang baik buat untuk para skateboarding di jalanan Jakarta ataupun di skatepark.

Sebagai penutup, ia meminta agar netizen tidak lagi membahas permasalahan cekcok skateboarder dan Satpol PP.

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by SV (@satriavijie)

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait