Banner Skinner Urfluencer
Banner Skinner Fomo
URnews

Pesawat Kepresidenan Dicat Ulang Merah Putih, Berikut Faktanya!

Griska Laras,
3 bulan yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Pesawat Kepresidenan Dicat Ulang Merah Putih, Berikut Faktanya!
Image: Pesawat Kepresidenan/Instagram@adhimas_aviation

Jakarta - Pesawat Kepresidenan Republik Indonesia (RI) dicat ulang. Warnanya kini berubah dari biru muda menjadi merah putih.

Tampilan baru pesawat kepresidenan itu pertama kali diunggah akun Instagram @adhimas_aviation yang kemudian disebarluaskan oleh netizen.

Dalam foto yang diunggah @adhimas_aviation, bodi pesawat kepresidenan tampak didominasi warna merah dan putih. Tulisan 'Republik Indonesia' terpampang di bagian depan dan gambar bendera sangsaka merah putih ada di bagian ekor.

Berikut sejumlah fakta pengecatan ulang pesawat kepresidenan Republik Indonesia.  

1. Sudah direncanakan sejak 2019

Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono membenarkan bahwa pesawat kepresidenan telah dicat ulang.  Heru menyebut pengecatan pesawat tipe Boeing Business Jet (BBJ 2) ini sudah direncanakan sejak 2019.

"Pengecatan pesawat BBJ 2 sudah direncanakan sejak 2019, terkait dengan perayaan HUT ke-75 Republik Indonesia tahun 2020," kata Heru dalam keterangan resminya.

Namun pengecatan tak bisa langsung dilakukan karena pesawat BBJ 2 belum memasuki waktu perawatan rutin. Heru menyebut pesawat tersebut baru memasuki jadwal perawatan rutin tahun ini.

"Pengecatan dilakukan bersamaan dengan perawatan seluruh komponen. Perawatan rutin BBJ 2 jatuh tahun 2021 merupakan perawatan Check C, maka tahun ini dilaksanakan perawatan sekaligus pengecatan bernuansa merah putih sebagaimana telah direncanakan sebelumnya".

2. Habiskan Biaya Rp 2,1 M

Pengecatan pesawat kepresidenan juga ditanggapi pengamat penerbangan Alvin Lie. Melalui akun Twitter pribadinya, dia menuliskan bahwa biaya untuk mengecat ulang bisa mencapai Rp 1,4 hingga Rp 2,1 miliar.

"Biaya cat ulang pesawat setara B737-800 berkisar hingga US$ 100 ribu hingga US% 150 ribu alias sekitar Rp 1,4 miliar hingga Rp 2,1 miliar," cuit @alvinlie21.

3. Proses Pengecatan Satu Paket dengan Heli Super Puma dan Pesawat RJ

Proses pengerjaan pesawat BBJ 2 satu paket dengan Heli Super Puma dan Pesawat RJ. Heru mengatakan perawatan rutin tersebut memiliki interval waktu yang sudah ditetapkan dan harus dipatuhi sehingga jadwal perawatannya harus dilaksanakan tepat waktu.

"Proses pengecatan sendiri merupakan pekerjaan satu paket dengan Heli Super Puma dan Pesawat RJ. Tapi yang dicat lebih dulu Heli Super Puma dan Pesawat RJ".

4. Tuai banyak kritik masyarakat

Pengecatan ulang pesawat kepresidenan menuai kritik dari berbagai pihak. Beberapa orang menganggap pengecatan ulang pesawat kepresidenan merupakan pemborosan lantaran menghabiskan biaya hingga miliaran rupiah.

Namun Heru menepis anggapan pengecatan ulang ini sebagai bentuk foya-foya. Dia menyebut pengecatan pesawat telah dialokasikan dalam APBN 2019.

"Perlu kami jelaskan bahwa alokasi untuk perawatan dan pengecatan sudah dialokasikan dalam APBN.  Dapat kami tambahkan, bahwa proses perawatan dan pengecatan dilakukan di dalam negeri sehingga secara tidak langsung mendukung industri penerbangan yang terdampak pandemi," jelas Heru.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait