beautydoozy skinner
urbanasia skinner
URtech

Rasuna Said, Pahlawan Wanita Tangguh Hiasi Google Doodle Hari Ini

Shinta Galih,
21 hari yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Rasuna Said, Pahlawan Wanita Tangguh Hiasi Google Doodle Hari Ini
Image: HR Rasuna Said (Foto: Google Doodle)

Jakarta - Rasuna Said dikenal sebagai nama jalan protokol, tapi tahukah kamu beliau adalah seorang pahlawan wanita yang tangguh. Sampai-sampai sosoknya menghiasi Google Doodle hari ini.

Google merayakan ulang tahun ke-112 wanita bernama lengkap Hajjah Rangkayo Rasuna Said.  Dia lahir pada 14 September 1910 di dekat Danau Maninjau, Sumatra Barat, dan dikenang sebagai "Singa Betina Pergerakan Kemerdekaan Indonesia." 

Dilansir dari laman Google, Rasuna kerap menyuarakan isu-isu sosial, terutama hak-hak perempuan. Selain itu sosoknya dikenal sebagai seorang guru dan jurnalis. 

Sejak usia dini, dia blak-blakan tentang masalah terjadi saat itu. Keuletan dan kecerdasannya sebagai siswa dengan cepat membuka jalan untuk menjadi asisten guru, yang memotivasi gadis-gadis muda untuk bermimpi besar.   

Pada 1926, Rasuna Said diundang untuk bergabung dengan Sarikat Rakyat atau Gerakan Rakyat diikuti oleh Gerakan Islam pada 1930, yang membawanya untuk menyelenggarakan Persatuan Muslim Indonesia (PERMI).

Melalui PERMI, Rasuna Said aktif menyuarakan kritis terhadap kolonialisme Belanda dan perlakuan tidak adil terhadap perempuan.

Pada 1931, Rasuna Said pindah ke Padang untuk meluncurkan divisi perempuan di PERMI. Fokusnya adalah membuka sekolah sastra untuk perempuan di seluruh Sumatra Barat.

Kemudian pada 1932, ia ditangkap karena menentang kekuasaan Belanda. Ribuan orang menghadiri persidangannya di Payakumbuh dan pidato pembelaannya menginspirasi banyak orang.

Menginjak usia 24 tahun setelah dibebaskan dari penjara pada 1934, Rasuna Said memulai karir jurnalistiknya dan menulis untuk jurnal perguruan tinggi bernama Raya.

Selama beberapa tahun berikutnya, dia membuka lebih banyak sekolah untuk anak perempuan dan berbicara atas nama kelompok wanita Muslim yang tak terhitung jumlahnya.

Pada tahun 1945, setelah bekerja tanpa lelah untuk menanamkan nasionalisme dan anti-kolonialisme melalui tulisannya, Indonesia memperoleh kemerdekaannya. 

Pada tahun 1974, Rasuna dinyatakan sebagai Pahlawan Nasional Indonesia atas jasa-jasanya. Dia adalah wanita kesembilan yang menerima kehormatan tersebut

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait