beautydoozy skinner
urbanasia skinner
URoto

Ratusan Sepeda Listrik Dibagikan Setelah BBM Naik, Ternyata Hoaks

Fitri Nursaniyah,
9 September 2022 15.58.47 | Waktu baca 2 menit
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Ratusan Sepeda Listrik Dibagikan Setelah BBM Naik, Ternyata Hoaks
Image: Facebook/Dunia sepeda

Jakarta - Beredar kabar sebanyak 670 sepeda listrik dibagikan setelah harga Bahan Bakar Minyak (BBM) resmi naik pada Sabtu (3/9/2022).

Informasi itu beredar pertama kali di Facebook Dunia Sepeda pada 4 September 2022. Akun itu mengumumkan bahwa sebanyak 670 sepeda listrik akan dibagikan cuma-cuma.

Netizen yang ingin dapat sepeda listrik gratis tinggal menulis warna sepeda yang diinginkan di kolom komentar. Lalu masuk ke link yang sudah disediakan.

"Dengan harga Bensin yang terus naik, Kami dengan senang hati mengumumkan bahwa kami akan menyumbangkan secara GRATIS 670 Sepeda listrik yang tidak dapat dijual lagi karena sedikit goresan dan kerusakan ringan, semua Sepeda berfungsi dengan baik, jadi kami akan mengirimkannya secara acak kepada orang yang berhasil menulis warna favorit contoh "MERAH" Silahkan kunjungi https://bit.ly/3cQA4q9 untuk validasi entri Anda ! Sampai hari minggu pukul 4 sore!," demikian isi pengumuman di akun Facebook bernama Dunia sepeda.

Sejak dilaporkan ANTARA, unggahan itu telah dibagikan ulang sebanyak 34.000 kali.

Lantas, apakah benar sepeda listrik gratis dibagikan setelah BBM naik sesuai pengumuman akun tersebut?

Hasil penelusuran menunjukkan bahwa link yang diberikan oleh akun tersebut hanya mengarah pada sebuah aplikasi berbagi video.

Menurut laporan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), aplikasi berbagi video tersebut tidak ada kaitannya dengan pembagian sepeda gratis.

Sementara, foto sepeda listrik yang dibagikan juga ternyata adalah stok dagangan yang dijual di Uwinfly Tangkas, Cibubur, Jawa Barat. Foto diabadikan pada 17 Desember 2021.

Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pengumuman bagi-bagi sepeda listrik gratis setelah BBM naik adalah hoaks.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait