URtainment

RM BTS Sumbang Rp 1 Miliar untuk Pulihkan Warisan Budaya Korea

Suci Nabila Azzahra, Kamis, 15 September 2022 13.00 | Waktu baca 2 menit
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
RM BTS Sumbang Rp 1 Miliar untuk Pulihkan Warisan Budaya Korea
Image: RM BTS (Instagram @rkive)

Jakarta - Leader grup KPop BTS, RM menyumbangkan 100 juta won atau sekitar Rp 1 miliar selama dua tahun berturut-turut untuk melestarikan dan memulihkan warisan budaya Korea di luar Korea Selatan.

Menurut laporan Yonhap pada Kamis (15/9/2022), Overseas Korean Cultural Heritage Foundation mengatakan bahwa penyanyi yang bernama asli Kim Nam Joon itu baru-baru ini menyumbangkan uang tersebut. 

Disampaikan yayasan tersebut, RM meminta agar dana sumbangan digunakan untuk melestarikan, memulihkan, dan memanfaatkan aset budaya Korea di luar negeri.

Ini merupakan kedua kalinya RM menyumbangkan 100 juta won atau sekitar Rp 1 miliar kepada yayasan yang berafiliasi dengan Cultural Heritage Administration (CHA), lembaga pemerintah Korea Selatan. Tahun lalu, RM menyumbangkan dengan jumlah uang yang sama, yang tidak diketahui publik saat itu.

Overseas Korean Cultural Heritage Foundation telah bekerja dengan Los Angeles County Museum of Art (LACMA) untuk melestarikan hwarot atau jubah pengantin dari Dinasti Joseon (1392-1910), yang dimiliki oleh museum Amerika Serikat dengan uang yang disumbangkan oleh RM tahun lalu. 

FYI, Hwarot merupakan pakaian tradisional Korea yang dikenakan selama era Joseon. Perempuan dari kerajaan menggunakannya untuk acara-acara seremonial, sementara rakyat jelata memakainya untuk pernikahan.

Para ahli mengatakan, jubah pengantin yang masih ada berjumlah sekitar 40 item, termasuk sekitar 10 item yang berada di luar Korea Selatan. Hwarot yang dimiliki oleh LACMA diperkirakan berasal dari awal abad ke-20.

Yayasan mengatakan pihaknya akan membawa benda warisan budaya tersebut ke Korea Selatan pada bulan ini setelah melewati prosedur yang dibutuhkan. Yayasan menambahkan bahwa pakaian itu akan dipajang di Seoul tahun depan dan di LACMA pada 2024.

Lebih lanjut, menurut yayasan, donasi tambahan yang diberikan tahun ini akan digunakan untuk membuat brosur seni untuk meningkatkan kesadaran dunia mengenai lukisan Korea seperti yang diminta oleh RM.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait