Sakit Kepala saat Bergaya Ponytail? Ternyata Ini Sebabnya!

Jakarta - Selain penampilan wajah, umumnya perempuan akan fokus pada penampilan rambutnya. Itu karena rambut juga bisa jadi daya tarik seseorang.
Ada banyak gaya rambut yang bisa jadi inspirasi, tergantung occasion. Untuk sehari-hari, umumnya perempuan akan memilih gaya rambut yang tidak berlebihan tapi tetap rapi. Biasanya yang jadi pilihan adalah gaya rambut ponytails atau kuncir kuda.
Ponytail bisa membuatmu cocok berada di situasi apapun, mau itu formal seperti acara kantor atau candle light dinner, maupun nonformal seperti traveling, olahraga, atau santai di rumah saja. Gaya rambut ini juga cocok untuk remaja atau orang dewasa, rambut lurus atau keriting, berponi atau tidak berponi.
Ada banyak alasan bagus untuk berdandan dengan gaya rambut ponytail. Sayangnya, ada satu hal yang bikin gaya rambut ini nggak disukai, yaitu karena kepala suka sakit saat mengikat rambut dengan gaya ponytail.
Kira-kira kenapa ya? Yuk, kita cari tahu penyebabnya, Urbanreaders!
Kamu pasti mengira rasa sakit gaya rambut ponytail mungkin hanya terasa di kulit kepala, namun sebenarnya tidak. Dokter kulit bersertifikat Dr Lian Mack mengungkap rasa sakit tersebut sebenarnya dimulai secara internal, yaitu di sistem saraf.
"Saat kamu mengikat rambut dengan kuncir kuda yang ketat, ujung saraf menjadi terbiasa ke arah itu, dan tekanan ditempatkan pada folikel," kata Dr Mack seperti dilansir Urbanasia dari Seventeen, Senin (21/11/2022).
"Saat kamu melepaskan kuncir kuda, ujung saraf tiba-tiba distimulasi, yang biasanya menghasilkan perasaan sensitif atau sakit," sambungnya lagi.
Selain menyebabkan sakit kepala dan nyeri, tekanan fisik akibat gaya rambut ponytail setiap hari juga dapat menyebabkan kerusakan pada rambut dalam bentuk traction alopecia. Dr Mack mengungkap kuncir ekor kuda yang kencang dapat menciptakan peradangan di sekitar folikel rambut, yang selanjutnya dapat menyebabkan jaringan parut pada folikel dan kerontokan rambut yang mungkin tidak dapat diubah.
Michael Dueñas, penata rambut selebriti sekaligus pendiri brand Veluer Creative juga setuju bahwa gaya rambut ekor kuda dapat menyebabkan rambut rontok. Maka dari itu, dia menyarankan untuk mengubah gaya rambut kuncir kuda yang ikatannya lebih longgar. Begitu juga dengan saran dari Dr Mack.
"Pertimbangkan kuncir kuda yang lebih rendah dan longgar. Jika kamu menyukai kuncir kuda tinggi, gunakan ikat rambut yang lebih longgar agar rambut yang diikat menjadi kuncir kuda tidak terlalu kencang," saran Dr Mack.
Namun meski kamu sudah mengganti gaya rambut atau menguncir dengan ikatan longgar tapi sakit kepala masih terasa, Dueñas merekomendasikan untuk minum obat pereda nyeri guna mengobati sakit rambut yang berkepanjangan. Sementara Dr Mack menyarankan untuk menemui dokter kulit bersertifikat untuk mendapat resep yang mengurangi rasa sakit dan sensitivitas kulit kepala.
Mack juga merekomendasikan untuk rutin melakukan pengelupasan kulit kepala dengan scrub ringan guna mengurangi minyak dan mengembalikan keseimbangan pada kulit kepala.
"Memiliki kulit kepala yang lebih sehat mengurangi risiko kerontokan rambut dan 'memberikan kelegaan'," pungkasnya.