menu
user
URtainment

Samakan BTS dengan COVID-19, Host Radio Jerman Dikecam ARMY

Griska Laras,
sekitar 2 bulan yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Samakan BTS dengan COVID-19, Host Radio Jerman Dikecam ARMY
Image: Matthias [email protected]

Jakarta - Penyiar radio Jerman Bayern 3, Matthias Matuschik, bikin para penggemar BTS naik pitam usai melontarkan pernyataan bernada rasis di program acara yang dipandunya. 

Matuschik menyebut boy group asal Korea Selatan itu sebagai virus menyebalkan dan menyamakan mereka dengan virus corona.

"BTS adalah  virus menyebalkan seperti COVID-19 dan semoga saja segera ada vaksinnya," kata Matuschik seperti dilansir NME, Jumat (26/2/2021).

Dia melontarkan komentar pedas karena melihat penampilan BTS yang membawakan cover lagu 'Fix You' di MTV Unplugged. 

Namun Matuschik tidak terima jika disebut sebagai rasis ataupun xenophobia. 

"Kalian tidak bisa menuduh saya xenofobia hanya karena boy band dari Korea Selatan ini. Saya punya mobil buatan sana. Mobil terkeren yang pernah saya miliki," kata Matuschik. 

"Tapi mereka (BTS) tampil di MTV Unplugged. Untuk satu boyband melakukan 'unplugged' saja sudah menjadi paradoks sendiri. Mereka malah membual dengan mengcover lagu 'Fix You' milik Coldplay. Ini adalah penistaan dan sudah keterlaluan. Mereka harus pergi berlibur ke Korea Utara selama 20 tahun," lanjutnya.

Begitu komentar kasar itu terungkap, Matuschik langsung menjadi bulan-bulanan ARMY, penggemar BTS, di media sosial. 

Mereka menuntut Bayern 3 dan Matuschik minta maaf langsung kepada BTS. Alhasil beberapa keyword 'Apologize to BTS, #Bayern3Rasist, dan Racism is Not an Opinion menjadi trending di berbagai negara, termasuk Indonesia. 

Kasus ini pun ikut disorot label rekaman Columbia Records yang menaungi BTS di Amerika Serikat. Melalui medioa sosialnya, mereka mengutuk komentar rasisme terhadap kelompok tertentu.

"Columbia Records bersama komunitas Asia mengutuk segala bentuk rasisme dan xenofobia. Kita harus bekerja sama demi memperjuangkan kesetaraan rasial," tulis Columbia Records.

Setelah kasus tersebut ramai, pihak radio Bayern 3 mengeluarkan permintaan maaf di laman resminya. 

Namun pernyataan tersebut makin membuat ARMY  marah karena mereka menilai pernyataan Matuschik hanya sekadar pendapat pribadi.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait