menu
user
URnews

Sandiaga Uno Canangkan Bali Sebagai Sentra Wisata Berbasis Kesehatan

Shelly Lisdya,
20 hari yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Sandiaga Uno Canangkan Bali Sebagai Sentra Wisata Berbasis Kesehatan
Image: Bali. (Humaa Kemenparekraf)

Jakarta - Urbanreaders, Bali nantinya akan dijadikan sentra wisata berbasis kesehatan loh. Hal tersebut dikatakan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno.

"Bali ini akan menjadi sentra wisata medis, bangga buatan Indonesia berarti juga bangga berwisata medis di Indonesia," ujar Sandiaga, seperti dikutip dari laman resmi Kemenparekraf, Jumat (2/4/2021).

Wisata berbasis kesehatan, dijelaskan Sandiaga, dapat dikembangkan dengan basis budaya. Selain itu, pengembangan wisata tersebut dapat melibatkan berbagai pihak salah satunya desa wisata.

"Wisata medis ini diharapkan bisa menjadi pilar yang kita harapkan menebar semangat di tengah-tengah pandemi. Setelah pandemi, lewat wisata medis kita menebar harapan, dan membuka peluang (lapangan kerja)," ucapnya.

Peluang dari sektor pariwisata ini sebenarnya telah dikembangkan sejak 2012, namun belum digarap secara maksimal. Sehingga Kemenparekraf/Baparekraf berkolaborasi dengan kementerian dan lembaga terkait untuk mengembangkan sektor wisata berbasis kesehatan ini.

"Pada akhir tahun 2020, Kemenparekraf/Baparekraf bersama Kementerian Kesehatan telah melaksanakan pembaharuan dari Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerja Sama untuk mengembangkan wisata kesehatan, medis, kebugaran, dan herbal di Indonesia sebagai salah satu produk wisata unggulan Indonesia," terang Sandiaga.

Pengembangan wisata kesehatan merupakan langkah strategis yang ditujukan dalam rangka mendorong pergerakan wisatawan nusantara untuk memanfaatkan fasilitas dan layanan kesehatan berkualitas di dalam negeri. Serta meningkatkan jumlah wisatawan asing nantinya untuk mendapatkan layanan kesehatan di Indonesia.

Selain berkolaborasi dengan kementerian dan lembaga terkait, Sandiaga menyebutkan ada beberapa langkah yang ditempuh pemerintah dan pihaknya untuk mengembangkan potensi wisata medis ini. Di antaranya pembangunan beberapa rumah sakit bertaraf Internasional di Bali.

"Selain itu, kita juga akan merancang karantina dan isolasi dengan nuansa wisata. Jadi saat menjalani isolasi selama lima hingga 10 hari tersebut, wisatawan akan diajak untuk ikut yoga, belajar tarian tradisional khas Bali, dan juga menyaksikan pertunjukan seni dan gamelan," jelas Sandiaga.

Sementara itu, Rektor Universitas Udayana, A.A. Raka Sudewi menilai pengembangan Bali sebagai sentra wisata berbasis kesehatan adalah suatu hal yang tepat. Sudewi menyatakan pihaknya akan ikut serta berkolaborasi mengembangkan sektor wisata medis di Bali.

"Kami juga akan berkolaborasi untuk berusaha mempercepat pemulihan pasien COVID-19 dan semoga pandemi cepat berlalu. Sehingga ekonomi Bali dan nasional dapat segera pulih kembali," tandas Sudewi.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait