Hot News

Surabaya - Sekretaris Daerah Provinsi Jatim, Heru Tjahjojo mengatakan tingkat kepatuhan warga Jatim dalam menggunakan masker selama pandemi ini melonjak tajam. Kini, warga Jatim yang tidak menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah hanya 32 persen.

"Memang dalam posisi seperti kedisiplinan menggunakan masker atas studi yang dilakukan FKM Unair sudah mulai baik. Yang dulunya 70 persen menjadi 32 persen yang tidak memakai masker," kata Heru seperti dikutip dari Dinas Komunikasi dan Informatika Jawa Timur (10/7/2020).

Sebelumnya Presiden Joko Widodo sempat mengatakan bahwa dari laporan yang diterimanya, masih ada 70 persen warga Jatim yang abai dan tak mengenakan masker saat keluar rumah. Hal ini disampaikan dalam kunjungan kerjanya ke Jatim, Kamis (25/6/2020).

Peningkatan lonjakan ini juga diikuti dengan kepatuhan warga Jatim di kawasan Surabaya Raya, loh. Heru mengklaim bahwa kedisiplinan warga di Surabaya Raya untuk mematuhi protokol kesehatan mulai membaik.

"Seperti di kafe itu ada perbaikan (menggunakan masker)," imbuhnya.

Peningkatan ini pun seiring dengan program Jatim Bermasker yang digaungkan oleh pemerintah, relawan, influencer, hingga komunitas di seluruh Jatim dengan membagikan puluhan ribu masker ke sejumlah lokasi yang memiliki risiko penularan tinggi.

Kabar baik ini sayangnya belum sampai ke Presiden Jokowi. Namun Heru menyampaikan akan secepatnya memberikan kabar percepatan penanganan COVID-19 di wilayahnya kepada Presiden Jokowi.

"Kemarin kami melakukan rapat untuk membuat laporan. Tadi malam sama Bu Gubernur membuat laporan untuk menyampaikan kepada Pak Presiden. Secepatnya akan kami kirim," pungkasnya.

Dalam dua pekan terakhir juga, Heru mengaku peningkatan kasus COVID-19 di wilayahnya dikarenakan tracing yang masif. Namun ia menyebut angka kesembuhan juga terus meninggkat.

"Namun, tingkat kesembuhannya juga meningkat di Surabaya Raya dan tingkat kematian sudah mulai landai," tutupnya. 

Sementara itu hingga Kamis (9/7/2020), jumlah kasus positif COVID-19 di Jatim telah menyentuh angka 15.466 orang dengan 5.813 orang di antaranya sembuh, 8.149 pasien masih dirawat, dan 1.166 lainnya meninggal dunia.


Loading ..