Hot News

Washington D.C. - Urbanreaders mungkin sudah tahu kalau selama ini Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump selalu menuding virus corona merupakan virus Cina. Namun kini, teori konspirasi virus asal China yang dikatakannya itu telah menyerang pertahanannya.

Sebelum dinyatakan positif COVID-19, Trump sejak Maret 2020 selalu menuding Cina adalah dalang dari penyebaran virus corona di dunia. Lewat akun Twitternya, Trump bahkan menyebut virus ini sebagai ‘Chinese Virus’.

"Amerika Serikat akan sangat mendukung industri-industri tersebut, seperti maskapai penerbangan dan lainnya, yang secara khusus terpengaruh oleh adanya virus Cina. Kita akan lebih kuat dari sebelumnya!" tulis Trump pada pertengahan Maret 2020 lalu.

Bahkan dalam konferensi pers pada 1 Mei 2020 lalu, Trump yakin betul ia memiliki bukti yang kuat bahwa virus corona berasal dari 'kebocoran' di laboratorium asal Wuhan, China.

"Ya, ya saya punya," kata Trump ketika ditanya wartawan soal bukti bahwa viris corona berasal dari Institut Virologi Wuhan, dikutip dari France 24.

"Saya tidak bisa memberi tahu Anda. Saya tidak diizinkan memberitahu Anda itu," lanjutnya.

Ia juga sempat menyatakan akan menghentikan pendanaan untuk Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang dinilainya terlalu China sentris itu.

Namun kini, Donald Trump seakan tak bisa berkata-kata. Lewat akun Twitternya, ia mengumumkan kepada publik bahwa ia bersama sang istri dinyatakan positif COVID-19.

"Malam ini, @FLOTUS (akun Twitter Melania Trump) dan saya dinyatakan positif COVID-19. Kami akan segera memulai proses karantina dan pemulihan. Kami akan melewati ini bersama-sama," tulis Donald Trump, seperti dikutip Urbanasia, Jumat (2/10/2020).

Kalau sudah begini, akankah konspirasi COVID-19 yang dikatakan oleh Donald Trump selama ini akan berakhir?


Loading ..