beautydoozy skinner
urbanasia skinner
URtainment

Snowdrop Tuai Kritik: Netizen Ajukan Petisi, Sponsor Angkat Kaki

Elga Nurmutia,
8 bulan yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Snowdrop Tuai Kritik: Netizen Ajukan Petisi, Sponsor Angkat Kaki
Image: Poster Drama 'Snowdrop' (Instagram @JTBC)

Jakarta - Drama Korea terbaru berjudul 'Snowdrop' menuai kritik dari netizen. Hal itu disebabkan oleh adanya kontroversi distorsi sejarah dalam drama tersebut.

Kini, lebih dari 200 ribu penonton menandatangani petisi Blue House dalam sehari untuk membatalkan drama JTBC 'Snowdrop' yang dibintangi oleh Jisoo BLACKPINK dan Jung Hae In, karena distorsi sejarah.

Sementara itu, drama baru JTBC ini masih dilanda kekhawatiran penonton karena narasi sejarahnya. Sebelumnya juga, drama yang dibintangi Jisoo pernah mendapat kecaman akibat distorsi fakta sejarah.

Berdasarkan petisi Blue House yang baru ini, episode perdana drama tersebut menampilkan pemeran utama wanita dengan keliru menyelamatkan mata-mata dari gerakan pro-demokrasi.

Selanjutnya, ketika pemeran pendukung laki-laki dari Badan Perencanaan Keamanan Nasional mengejar mata-mata (Jung Hae In) yang diperankan oleh pemeran utama laki-laki.

Tidak hanya itu, drama 'Snowdrop' juga memainkan lagu bersejarah yang digunakan untuk melambangkan gerakan pro-demokrasi.

"Tidak pantas menggunakan lagu yang begitu signifikan untuk adegan yang menampilkan Badan Perencanaan Keamanan Nasional dan mata-mata dari sejarah," ujar salah satu netizen, dikutip dari Allkpop, Senin (20/12/2021).

Rupanya, petisi tersebut juga menyatakan bahwa meromantisasi dan menampilkan pemeran utama pria sebagai mata-mata yang dikira sebagai tokoh pro-demokrasi mengarah pada distorsi sejarah, karena sebenarnya banyak orang tak bersalah yang disiksa oleh pemerintah dengan dikira mata-mata.

"Drama yang menghadirkan narasi seperti itu merusak nilai sejarah gerakan pro-demokrasi," kata penonton.

Sampai saat ini petisi untuk menghentikan 'Snowdrop' memiliki lebih dari 200 ribu penandatangan dan akan ditutup pada 18 Januari mendatang.

Bukan hanya petisi untuk menghentikan drama terbaru JTBC. Sejumlah iklan juga merilis permintaan maaf setelah 'Snowdrop' tayang perdana.

1634278753-Snowdrop.jpgSumber: Jung Hae In dan Jisoo BLACKPINK di teaser Snowdrop/JBTC

Berikut ini merupakan sponsor dari drama 'Snowdrop' di antaranya.

Teazen (teh, tanpa sponsor langsung, hanya mengekspos iklan drama)
- Dopyoungyo (tembikar)
- GANISONG (fashion)
- Ssarijai (kue beras)
- Hans Plus (pusat perbelanja

Lalu, pada tanggal 19 lalu, pihak kue beras Ssarijai merilis permohonan maaf telah memberikan sponsor untuk 'Snowdrop'.

"Kami mohon maaf karena telah mensponsori properti dari drama JTBC 'Snowdrop'," ujar pihak Kue Beras Ssarijai.

Pihaknya Ssarijai juga mengaku menyesal telah mensponsori produknya karena ada distorsi sejarah demokrasi dalam drakor tersebut.

"Saya mengetahui bahwa ada banyak kekhawatiran orang bahwa 'Snowdrop' dapat mendistorsi sejarah demokrasi dan memuliakan Kementerian Keamanan Nasional, jadi saya segera meminta penanggung jawab untuk menarik sponsor. Dikatakan bahwa pengeditan selesai sampai episode 12, jadi sulit untuk segera memperbaikinya. Saya sangat menyesal telah mensponsori produk untuk produksi sebuah drama yang bisa menjadi distorsi sejarah tanpa pertimbangan yang memadai untuk isi dari drama tersebut," lanjutnya.

Kemudian ada Dopyoungyo yang juga meminta maaf dan bahkan mereka mengaku belum menerima naskah terkait drama yang diberi sponsor.

"Tidak ada warna politik sama sekali. Permintaan sponsor telah diterima, dan kami belum menerima pemberitahuan sebelumnya tentang naskah atau plot drama, jadi kami tidak ikut campur situasi untuk meninjau sponsor secara rinci. Saya minta maaf karena tidak memperhatikan perusahaan produksi sebelumnya," tegas pihak Dopyoungyo.

Selain itu, seluruh sponsor (kecuali Teazen) mengaku tidak menerima naskah dan menerima menjadi sponsor dengan melihat pemain dan tim produksi. Mereka meminta maaf dan menginformasikan bahwa mereka telah menghubungi pihak produksi drama untuk mengedit logo atau tampilan produk mereka sebanyak mungkin, mengingat ini merupakan bagian drama pra produksi. 


 
 

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait