Hot News
URtrending

Soal Kebijakan New Normal, Ganjar Pranowo: Jateng Lagi Latihan

Nivita Saldyni,
28 May 2020
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Soal Kebijakan New Normal, Ganjar Pranowo: Jateng Lagi Latihan
Image: Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat mengisi acara Rakernas Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) di Asrama Haji Donohudan, Kabupaten Boyolali, Sabtu (8-2-2020). (ANTARA/HO-Humas Pemprov Jawa Tengah)

Semarang - Meski belakangan ini Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo tampak sibuk mempersiapkan penerapan protokol normal baru (new normal), namun ia memastikan hal ini tak diterapkan wilayahnya dalam waktu dekat. Ganjar menilai masih banyak persiapan yang harus dilakukan pihaknya.

"Belum (penerapan normal baru), kami lagi latihan. 'New normal' itu bukan bendera finish yang dikibarkan, harus diawali dulu dengan latihan-latihan," katanya di Semarang, Kamis (28/5/2020).

Menurut Ganjar, kebijakan normal baru tidak bisa dilakukan dengan terburu-buru. Banyak faktor yang harus dipertimbangkan, termasuk penurunan kurva kasus positif COVID-19.

"Kapan dilakukan? Ya kalau kurvanya turun drastis, itu sudah ada petunjuknya dari Gugus Tugas sehingga semua harus mengacu ke sana," imbuhnya.

Meski masih belum tau kapan akan dilaksanakan, Ganjar mengaku pihaknya mulai berbenah diri dengan mempersiapkan penerapan protokol kehidupan normal baru di berbagai sektor.

Mulai dari kantor pemerintahan, kantor pelayanan publik, pasar tradisional hingga modern, tempat ibadah, sampai sekolah mulai dilengkapi dengan tempat cuci tangan, alat pengukur suhu tubuh, dan pengaturan pergerakan orang.

"Sekarang sedang kami coba siapkan mereka mengatur itu agar masyarakat siap. Kemarin setelah ada keputusan Menteri Kesehatan sebagai pedoman, kami perintahkan semua untuk mengatur," katanya.

Ganjar mengaku akan mulai menerapkan kebijakan normal baru ini pada kabupaten/kota di wilayahnya yang telah berhasil mencetak nol kasus COVID-19 atau telah berangsur bebas dari corona.

"Untuk Jateng tidak dalam waktu pendek, kecuali kabupaten/kota yang sudah rendah. Rembang kemarin sempat nol kasus, tapi ini infonya ada tiga pasien dari daerah lain, maka tunda dulu. Tegal kemungkinan bisa, tapi hati-hati karena berhubungan dengan daerah sekitarnya. Jadi semua harus diatur dan disiapkan," tegasnya.

Nah sebelum siap masuk ke kehidupan normal baru, Ganjar berencana untuk melakukan uji coba penerapan kebijakan normal baru di wilayahnya.

"Uji coba untuk normal baru ini penting dilakukan agar masyarakat tidak kaget. Mereka akan siap dan mengerti dengan kondisi yang harus dilakukan," pungkas Ganjar.

Kalau Urbanreaders, udah siap menyambut dan mendukung penerapan kebijakan normal baru di daerahmu belum nih?


Loading ..