menu
user

Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir mengungkap sebuah relief bersejarah yang berusia lebih dari setengah abad di basement Gedung Sarinah, Jakarta Pusat.

Relief yang baru terungkap keberadaannya itu disebut-sebut peninggalan Presiden pertama Indonesia, Soekarno.

Lewat akun Instagram miliknya, Erick membagikan cerita saat melakukan kunjungan ke Gedung Sarinah untuk melihat langsung proses pemugaran gedung sekaligus relief peninggalan Soekarno.

"Sambil mengecek perkembangan restorasi Gedung Sarinah, saya diajak melihat langsung relief warisan Presiden pertama RI yang sempat viral," tulis Erick, dikutip Minggu (17/1/2021).

Dalam sejumlah foto yang diunggah Erick, patung-patung tersebut memperlihatkan kehidupan masyarakat biasa sehari-hari.

Tampak ada pria yang membawa barang dagangan, petani dan kerbau, sampai nelayan yang duduk di perahu. Dan bisa dilihat, ukuran reliefnya besar dan tinggi.

Salah satu anggota Tim Ahli Cagar Budaya (TACB), Asikin, menyatakan peninggalan era Soekarno itu merupakan karya seniman asal Yogyakarta.

Namun, untuk arsitek dan desainnya (blueprint) saat ini masih dalam penelusuran TACB.

Proses pembuatan reliefnya, Asikin mengungkap kalau relief tersebut menggunakan teknologi pengecoran panel tunggal modern.

Relief tersebut dibuat sekitar tahun 1963 atas gagasan Soekarno. Relief di Sarinah itu dibuat bersama dengan relief yang ada di Hotel Indonesia dan di Hotel Samudra Beach.

Sebagai pecinta seni, pria 50 tahun itu pun merasa sedih melihat karya seni dari era Soekarno tidak terawat.

"Saya terus terang sangat terharu dalam arti saya juga pecinta seni. Ketika melihat kondisi seni budaya yang kita punya ini tidak terawat," ujar Erick.

Ia pun meminta pihak Sarinah untuk memperbaiki peninggalan ini lantaran akan jadi ikon untuk Sarinah baru.

Dan sebagai ikon, nantinya relief Soekarno itu akan dipamerkan saat peresmian Sarinah pada Hari Pahlawan tanggal 10 November 2021 sebagai pengingat kalau pahlawan negara juga datang dari latar belakang seniman. 

 
 
 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Erick Thohir (@erickthohir)

Komentar
paper plane